Yusuf Mansur akan Polisikan yang Sebut Dia Penipu

- Redaksi

Selasa, 11 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ustadz Yusuf Mansur. l Istimewa

Ustadz Yusuf Mansur. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com I Setelah muncul pemberitaan yang menudingnya melakukan bisnis bodong, Ustadz Yusuf Mansur bakal melaporkan sejumlah pihak ke polisi. Hal itu diungkap pengacaranya, Dedy DJ.

“Saya ke sini mewakili Yusuf Mansur untuk meng-counter semua berita liar yang telah menjadi bola liar yang seakan-akan ini adalah satu penggiringan opini bahwa Yusuf Mansur adalah seorang penipu,” kata Dedy DJ, dikutip dari viva.co.id, Senin (10/1/2022).

Menurut Dedy, kliennya membuat bisnis patungan usaha pada tahun 2012 silam. Investor diminta menyetor uang Rp10 juta hingga Rp12 juta sebagai dana awal yang nantinya akan dikembalikan 10 tahun kemudian. Tapi, beberapa waktu terakhir, kliennya disudutkan soal bisnis yang digagasnya itu hingga dianggap menipu para jemaah yang rata-rata terlibat dalam investasi tersebut.

Karenanya, pihaknya berniat melaporkan beberapa pihak yang dituding mencemarkan nama baik kliennya. Meski begitu, dia belum membeberkan pihak yang akan dilaporkan. Namun, Dedy menyebut, ada tiga aktor intelektual yang telah menggugat kliennya dan dianggap aktif menyudutkan kliennya.

Baca Juga :  Teman Tapi Menipu, Pria Baros Sukabumi Jadi Korbannya

“Maka hari ini saya mewakili klien mengambil langkah hukum untuk melaporkan aktor intelektual yang sengaja mendeskreditkan atau membuat image ustaz Yusuf Mansur hancur. Jadi nanti ada tiga aktor yang saya laporkan termasuk para penggugat yang sudah terima uang kembali, tapi dia ikut penggiringan opini seakan-akan bisnis ini tidak ada,” kata Dedy lagi.

Berita Terkait

Ini hukuman pidana bagi penjual miras menurut KUHP baru, warga Sukabumi wajib tahu
Hukum suami menikah lagi menurut KUHP baru: Penjara 4 tahun hingga denda Rp200 juta
Bolehkah wartawan dituntut pidana? Ini putusan terbaru MK
KUHP baru, Wamenkum: Jika laporan diabaikan polisi, ajukan praperadilan
Jaksa Agung Muda Intelijen sebut korupsi di desa meningkat, bagaimana Sukabumi?
Mencermati pergeseran tren tindak kriminal remaja 2026, orang tua wajib waspada
KUHP baru: Lindungi hak privat, tetangga pun tak bisa polisikan pelaku kumpul kebo
Eks Menag Gus Yaqut jadi tersangka kasus korupsi kuota haji

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:44 WIB

Hukum suami menikah lagi menurut KUHP baru: Penjara 4 tahun hingga denda Rp200 juta

Senin, 19 Januari 2026 - 22:39 WIB

Bolehkah wartawan dituntut pidana? Ini putusan terbaru MK

Senin, 19 Januari 2026 - 19:14 WIB

KUHP baru, Wamenkum: Jika laporan diabaikan polisi, ajukan praperadilan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:33 WIB

Jaksa Agung Muda Intelijen sebut korupsi di desa meningkat, bagaimana Sukabumi?

Senin, 12 Januari 2026 - 21:13 WIB

Mencermati pergeseran tren tindak kriminal remaja 2026, orang tua wajib waspada

Berita Terbaru

Ilustrasi meminjam uang untuk modal bisnis ke bank syariah - sukabumiheadline.com

Hikmah

5+5 ide bisnis di Sukabumi sesuai syariat Islam

Rabu, 21 Jan 2026 - 19:57 WIB

Ilustrasi 5 bisnis menggiurkan di dekat Gerbang Tol Bocimi Sukabumi - sukabumiheadline.com

Bisnis

5 bisnis menggiurkan di dekat Gerbang Tol Bocimi Sukabumi

Rabu, 21 Jan 2026 - 18:34 WIB

Komisi I DPRD terima audiensi DOB Kabupaten Sukabumi Utara - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi pelototi perizinan sumur bor

Rabu, 21 Jan 2026 - 14:57 WIB