28 kecamatan penghasil jahe di Sukabumi, 1,4 juta kg!

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Jahe - sukabumiheadline.com

Ilustrasi Jahe - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Jahe atau zingiber officinale, adalah rempah rimpang dengan rasa pedas dan aroma khas, sering digunakan sebagai bumbu masakan, minuman herbal (seperti wedang jahe), dan obat tradisional karena sifat anti-inflamasi dan antioksidannya.

Senyawa aktifnya, seperti gingerol, bermanfaat untuk menghangatkan tubuh, meredakan mual, nyeri haid, membantu pencernaan, mengontrol gula darah, dan menjaga kesehatan jantung. Jahe dapat diolah menjadi minuman hangat dengan tambahan rempah lain seperti serai, kayu manis, dan gula aren.

Memiliki banyak manfaat, tidak heran jika banyak petani di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menanam tumbuhan rempah ini. Bahkan, menurut data Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi, produksi jahe mencapai 1,4 juta ton lebih pada 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Produksi jahe dari Sukabumi

Produksi Tanaman Biofarmaka Menurut Kecamatan di Kabupaten Sukabumi (kg),
2025, dikutip sukabumiheadline.com dari data Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis (23/4/2026).

  1. Lengkong: 426.299 kg
  2. Waluran: 245.000 kg
  3. Ciemas: 200.000 kg
  4. Tegalbuleud: 106.000 kg
  5. Sagaranten: 100.000 kg
  6. Gegerbitung: 85.060 kg
  7. Jampang Kulon: 52.000 kg
  8. Cisolok: 45.900 kg
  9. Purabaya: 30.000 kg
  10. Ciracap: 25.500 kg
  11. Sukalarang: 20.001 kg
  12. Jampang Tengah: 18.000 kg
  13. Bantargadung: 14.000 kg
  14. Simpenan: 12.500 kg
  15. Bojonggenteng: 9.000 kg
  16. Palabuhanratu: 4.610 kg
  17. Kebonpedes: 3.750 kg
  18. Gunungguruh: 2.440 kg
  19. Cikembar: 1.585 kg
  20. Cikakak: 1.500 kg
  21. Cimanggu: 1.400 kg
  22. Kadudampit: 1.175 kg
  23. Nagrak: 854 kg
  24. Sukabumi: 850 kg
  25. Cireunghas: 700 kg
  26. Warungkiara: 500 kg
  27. Surade: 500 kg
  28. Cibitung: 290 kg

Dari di atas, produksi jahe dari Kabupaten Sukabumi mencapai 1.418.714 kg atau 1.418 ton lebih pada 2025. Jumlah tersebut turun 400 ton lebih dibanding produksi tahun sebelumnya yang mencapai 1.896.715 kg.

Penggunaan jahe

Jahe lazim digunakan sebagai bumbu masakan, dari mulai penyedap sup, kari, rendang, dan hidangan lainnya. Selain itu, juga populer sebagai bahan untuk minuman herbal, seperti wedang jahe, teh jahe, kue, permen, hingga jamu untuk menghangatkan badan.

Di dunia pengobatan tradisional, jahe diyakini mampu mengatasi mual, nyeri haid, masalah pencernaan (maag, GERD), dan meningkatkan imunitas. Hal itu karena jahe merupakan anti-inflamasi, yang bisa mengurangi peradangan dan nyeri.

Jahe juga membantu mengatasi mual, kembung, dan masalah lambung, membantu mengontrol gula darah dan kolesterol, menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung.

Namun mengonsumsinya secara berlebihan dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti mulas atau diare. Demikian pula dengan ibu hamil, disarankan berhati-hati dan berkonsultasi dengan dokter karena risiko efek samping pada kehamilan.

Berita Terkait

Amran ingin penghasilan petani kopi setara menteri, berapa produksi di Sukabumi?
1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi
Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut
Membanding produksi jahe Sukabumi, Jawa Barat dan Indonesia, jutaan ton!
Minyak atsiri Sukabumi menarik perhatian peneliti dari Malaysia, potensi jadi produk ekspor unggulan
Mengenal sentra dan proses produksi minyak atsiri dari sereh wangi di Sukabumi
Sorgum: Tanaman kaya gizi pengganti beras, dikembangkan di Sukabumi untuk co-firing
Menghitung luas panen 4 kecamatan penghasil bunga Krisan di Sukabumi, diekspor ke Jepang

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:12 WIB

Amran ingin penghasilan petani kopi setara menteri, berapa produksi di Sukabumi?

Senin, 6 Juli 2026 - 00:19 WIB

1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:44 WIB

Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:21 WIB

Membanding produksi jahe Sukabumi, Jawa Barat dan Indonesia, jutaan ton!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:56 WIB

Minyak atsiri Sukabumi menarik perhatian peneliti dari Malaysia, potensi jadi produk ekspor unggulan

Berita Terbaru

Kepala BGN, Dadan Hindayana - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Nasional

Heran, laporan keuangan BGN era Dadan dapat WTP BPK

Sabtu, 18 Jul 2026 - 16:18 WIB