32 ribu urus rumah tangga dan 71 ribu sekolah, intip aktivitas pria Kabupaten Sukabumi sepekan terakhir

- Redaksi

Senin, 2 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi berpenduduk total sebanyak 2,8 juta jiwa lebih. Jumlah tersebut menempatkan Sukabumi sebagai kabupaten berpenduduk terbanyak nomor 4 di Jawa Barat. Baca selengkapnya: Selalu ada Sukabumi, ini 5 kabupaten dan kota paling ramai dan sepi penduduk 2024

Dari total jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi sebanyak 2.802.404 jiwa, ada 1.421.474 di antaranya berjenis kelamin laki-laki.

Adapun, mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, ada sebanyak 221 ribu lebih balita dan 51 ribu lansia di Sukabumi. Baca selengkapnya: Ada 221 ribu balita dan 51 ribu lansia, ini jumlah penduduk Sukabumi menurut kelompok usia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari jumlah 2,8 juta lebih penduduk Kabupaten Sukabumi, sebanyak 2.140.720 jiwa di antaranya tergolong “Angkatan Kerja”, atau berusia 15 tahun ke atas. Dari 2,1 juta lebih “Angkatan Kerja”, sebanyak 1.083.626 jiwa di antaranya berjenis kelamin laki-laki.

Untuk diketahui, “Angkatan kerja” adalah penduduk usia kerja (15 tahun dan lebih) yang bekerja, atau punya pekerjaan namun sementara tidak bekerja, dan pengangguran.

Dengan demikian, meskipun usia 15 tahun ke atas tergolong “Angkatan Kerja”, nyatanya memang tidak semua laki-laki di Sukabumi “Bekerja” disebabkan berbagai alasan.

Baca Juga :  Miris, pelajar di Sukabumi setiap hari harus lewati jembatan miring untuk ke sekolah

Lantas, apa saja kegiatan laki-laki warga Kabupaten Sukabumi selama satu pekan terakhir?

Rekomendasi Redaksi: Cisaat juara, 5 kecamatan dengan kepadatan penduduk tertinggi dan terendah di Sukabumi

Berikut adalah ulasan jumlah penduduk yang berumur 15 tahun ke atas menurut jenis kegiatan selama satu pekan yang lalu dan jenis kegiatannya, dikutip sukabumiheadline.com dari data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS 2024.

Baca Juga: 

Untuk laki-laki berusia 15 tahun ke atas, tetapi tergolong bukan angkatan kerja, yakni masih “Bersekolah” ada sebanyak 71.744 jiwa.

Sedangkan laki-laki berusia 15 tahun ke atas tergolong angkatan kerja, sebanyak 867.804 jiwa melakukan aktivitas “Bekerja“.

Untuk laki-laki di Kabupaten Sukabumi yang tergolong “Pengangguran Terbuka“, ada sebanyak 69.580 jiwa.

Di sisi lain, ada sebanyak 32.667 jiwa laki-laki di Kabupaten Sukabumi menghabiskan waktunya untuk “Mengurus Rumah Tangga” selama satu pekan terakhir. Baca selengkapnya: Puluhan ribu pria di Kabupaten Sukabumi menganggur dan mengurus rumah tangga

Baca Juga :  Ngeri, Siswa SD Tewas Dibacok Pelajar SMP di Palabuhanratu Sukabumi

Sedangkan, sebanyak 41.831 jiwa sisanya melakukan aktivitas “Lainnya”.

Ilustrasi pria mengurus rumah tangga - Frepik
Ilustrasi pria mengurus rumah tangga – Frepik

Rekomendasi Redaksi: Awet, dalam 8 tahun jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sukabumi hanya turun 1%

Untuk informasi, “Pengangguran” dibagi menjadi dua jenis, yakni “Pengangguran Terbuka” dan “Pengangguran Tertutup”.

“Pengangguran Tertutup atau Terselubung” adalah termasuk dalam kategori bekerja tetapi mereka tidak bekerja secara penuh, dalam artian mereka belum menggunakan seluruh kemampuannya dalam bekerja, baik jam kerja yang di bawah jam kerja normal, maupun produktivitas kerja yang relatif rendah.

Atau pekerja yang telah berhasil mendapatkan pekerjaan di bidang tertentu namun merasa tidak cocok dengan ilmunya sehingga berdampak pada produktivitas kerja rendah.

Sedangkan “Pengangguran Terbuka” adalah jika seseorang tidak memiliki pekerjaan, sedang mencari pekerjaan, sedang mempersiapkan usaha, atau belum mulai bekerja meskipun sudah memiliki pekerjaan. Pengangguran terbuka merujuk pada angkatan kerja yang tidak bekerja atau belum memulai bekerja.

Rekomendasi Redaksi: Daftar 5 kecamatan paling ramai dan sepi penduduk di Kabupaten Sukabumi

Meskipun demikian, jumlah tersebut akan berkurang separuh lebih, jika Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kabupaten Sukabumi Utara resmi disahkan. Baca selengkapnya: Membanding Jumlah Penduduk dan Luas Wilayah Sukabumi dan Sukabumi Utara

Berita Terkait

10 kecamatan terbanyak koperasi di Sukabumi, KDM: Banyak rentenir berkedok kosipa
Kapan terakhir Gede Pangrango meletus? Sudah 50 kali, abu vulkanik hingga Sukabumi dan Jakarta
Spot wisata kuliner di Kota Sukabumi bertambah signifikan, bukti kondisi ekonomi membaik?
Kecamatan dengan nilai transaksi dan jumlah pelanggan Perumda AMTJM Kabupaten Sukabumi terbanyak
Hari ini, 111 tahun silam Kota Sukabumi didirikan untuk tempat tinggal warga Belanda
Nirkabel! Tak lama lagi Palabuhanratu dan Cikole Sukabumi bebas kabel listrik dan telepon
Sejarah, tugas dan daftar Jaksa Agung RI dari masa ke masa, pertama tokoh antikorupsi asal Sukabumi
Penduduk miskin Kota Sukabumi naik, ranking berapa se-Jawa Barat?

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 03:12 WIB

10 kecamatan terbanyak koperasi di Sukabumi, KDM: Banyak rentenir berkedok kosipa

Jumat, 4 April 2025 - 04:18 WIB

Kapan terakhir Gede Pangrango meletus? Sudah 50 kali, abu vulkanik hingga Sukabumi dan Jakarta

Kamis, 3 April 2025 - 10:00 WIB

Spot wisata kuliner di Kota Sukabumi bertambah signifikan, bukti kondisi ekonomi membaik?

Rabu, 2 April 2025 - 03:32 WIB

Kecamatan dengan nilai transaksi dan jumlah pelanggan Perumda AMTJM Kabupaten Sukabumi terbanyak

Selasa, 1 April 2025 - 00:01 WIB

Hari ini, 111 tahun silam Kota Sukabumi didirikan untuk tempat tinggal warga Belanda

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB