Selalu ada Sukabumi, ini 5 kabupaten dan kota paling ramai dan sepi penduduk 2024

- Redaksi

Selasa, 16 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penduduk - Istimewa

Ilustrasi penduduk - Istimewa

sukabumiheadline.com – Pada 2024, jumlah penduduk Indonesia mencapai 281.603.800 jiwa dan menduduki ranking 4 di dunia. Dari jumlah tersebut, Jawa Barat masih menjadi provinsi dengan total penduduk terbanyak di Indonesia, yakni 50,34 juta jiwa (17,78%) dari total penduduk pada Desember 2023.

Kabupaten paling ramai dan sepi, 2024

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat 2024, ada 5 kabupaten berpenduduk paling padat di Tatar Pasundan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:

Berikut 5 kabupaten paling ramai penduduk dan pertumbuhannya dari 2020-2024 dibulatkan dalam juta jiwa, dikutip sukabumiheadline.com, Selasa (16/7/2024).

  1. Bogor: 5,42 juta (2020), 5,49 juta (2021), 5,55 juta (2022), 5,62 juta (2023), dan 5,68 juta (2024)
  2. Bandung: 3,62 juta (2020), 3,66 juta (2021), 3,68 juta (2022), 3,72 juta (2023), dan 3,75 juta (2024)
  3. Bekasi: 3,11 juta (2020), 3,15 juta (2021), 3,19 juta (2022), 3,23 juta (2024), dan 3,27 juta (2024)
  4. Sukabumi: 2,72 juta (2020), 2,76 juta (2021), 2,77 juta (2022), 2,80 juta (2023), dan 2,82 juta (2024)
  5. Garut: 2,58 juta (2020), 2,60 juta (2021), 2,64 juta (2022), 2,68 juta (2023), dan 2,71 juta (2024)

Seperti diketahui, Kabupaten Sukabumi merupakan kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa dan Bali, dan terluas Provinsi Jawa Barat. Adapun, luas Kabupaten Sukabumi mencapai 4.145 kilometer persegi, dan ada 47 kecamatan serta 386 desa dan kelurahan.

Saat ini, warga Sukabumi tengah menanti proses pemekaran wilayah menjadi Kabupaten Sukabumi dan Sukabumi Utara, di mana nanti luas wilayah dan jumlah penduduk akan terbagi dua. Baca lengkap: Membanding Jumlah Penduduk dan Luas Wilayah Sukabumi dan Sukabumi Utara

Baca Juga:

Ilustrasi permukiman padat penduduk. l Istimewa
Ilustrasi permukiman padat penduduk – Istimewa

Sedangkan, 5 kabupaten paling sepi penduduk dan pertumbuhannya, 2020 dan 2024, dibulatkan dalam juta jiwa, adalah sebagai berikut:

  1. Pangandaran: 423,67 ribu (2020) naik jadi 434,10 ribu (2024)
  2. Purwakarta: 997,87 ribu (2020) naik jadi 1,05 juta (2024)
  3. Sumedang: 1,15 juta (2020) naik jadi 1,18 juta (2024)
  4. Kuningan: 1,16 juta (2020) naik jadi 1,21 juta (2024)
  5. Ciamis: 1,23 juta (2020) naik jadi 1,26 juta (2024)

Baca Juga:

Untuk informasi, Kabupaten Cianjur berpenduduk 2,47 juta (2020) dan naik jadi 2,58 juta (2024). Tasikmalaya, dari 1,86 juta (2020) naik jadi 1,92 juta (2024). Cirebon, 2,27 juta (2020) naik jadi 2.38 juta (2024).

Kabupaten Majalengka, 1,30 juta (2020) naik jadi 1,35 juta (2024). Indramayu 1,83 juta (2020) naik jadi 1,91 juta (2024). Subang 1,59 juta (2020) naik jadi 1,66 juta (2024). Karawang 2,44 juta (2020) naik jadi 2,55 juta (2024). Bandung Barat 1,79 juta (2020) naik jadi 1,88 juta (2024)

Baca Juga: Mengintip pendapatan perkapita, jumlah dan persentase penduduk miskin di Kota Sukabumi

Kota paling ramai dan sepi, 2024

Sedangkan, 5 dari 9 kota paling ramai penduduk dan pertumbuhannya, 2020 dan 2024 dibulatkan dalam juta jiwa, adalah:

  1. Bekasi: 2,54 juta (2020) naik jadi 2.64 juta (2024)
  2. Bandung: 2.44 juta (2020) naik jadi 2,53 juta (2024)
  3. Depok: 2.05 juta (2020) naik jadi 2,16 juta (2024)
  4. Bogor: 1,04 juta (2020) naik jadi 1,08 juta (2024)
  5. Tasikmalaya: 716,16 ribu (2020) naik jadi 750 ribu (2024)

Adapun Sukabumi, Cirebon, Cimahi, dan Banjar, menjadi kota tersepi di Jawa Barat. Berikut rinciannya:

  1. Banjar: 200,97 ribu jiwa (2020) dan 209,79 ribu jiwa (2024)
  2. Cirebon: 333,30 ribu jiwa (2020) dan 344,85 ribu jiwa (2024)
  3. Sukabumi: 346,33 ribu jiwa (2020) dan 365,74 ribu jiwa (2024)
  4. Cimahi: 568,40 ribu jiwa (2020) dan 598,70 ribu jiwa (2024)

Dengan demikian, total penduduk Jawa Barat pada 2020 sebanyak 48,27 juta jiwa, naik jadi 50,34 juta jiwa pada 2024.

Berita Terkait

Petani dibacok di Cikidang Sukabumi, Fraksi Rakyat: Tamparan untuk pemerintah
Mengintip capaian 1 tahun Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar – Andreas
DPRD Kabupaten Sukabumi awasi keabsahan legalitas HGU, opsi kembalikan ke negara
Nasib miris Abah Mitra dan Sawiah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk
Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani
Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru
Kasus Yusup cabuli anak tiri di Parungkuda Sukabumi, tetangga ungkap fakta ini
Kementan turun tangan perbaiki saluran irigasi rusak di Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:07 WIB

Petani dibacok di Cikidang Sukabumi, Fraksi Rakyat: Tamparan untuk pemerintah

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:54 WIB

Mengintip capaian 1 tahun Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar – Andreas

Senin, 18 Mei 2026 - 23:05 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi awasi keabsahan legalitas HGU, opsi kembalikan ke negara

Sabtu, 16 Mei 2026 - 02:22 WIB

Nasib miris Abah Mitra dan Sawiah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:44 WIB

Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani

Berita Terbaru