sukabumiheadline.com – Dua kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dipastikan memiliki exit toll atau pintu keluar Jalan Tol Ciawi-Sukabumi (Cisuka) atau populer disebut Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi).
Kedua kecamatan tersebut adalah Parungkuda yang punya exit toll Bocimi Seksi 2 dan sudah beroperasi, dan Cisaat yang menjadi lokasi exit toll Bocimi Seksi 3, masih dalam tahap pembangunan dan diprediksi akan selesai pada 2027.
Artikel berikut mengulas singkat tentang lima bisnis paling cocok dan menguntungkan di dekat Gerbang Tol Bocimi, yakni lebih ke melayani kebutuhan dasar dan logistik para pengguna jalan dengan mobilitas tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Agar tidak sekadar menjadi penonton, artikel ini mengulas lima bisnis yang cuan di sekitar exit toll rekomendasi sukabumiheadline.com, Rabu (21/1/2026).
1. Usaha Kuliner (Restoran/Rumah Makan)

Pengguna jalan tol, baik pengendara mobil pribadi, bus, atau truk, sering kali mencari tempat makan untuk beristirahat dan mengisi perut sebelum melanjutkan perjalanan.
Usaha kuliner akan sangat menjanjikan karena merupakan kebutuhan dasar yang tidak pernah sepi peminat. Namun penting diingat, pengunjung luar daerah tentunya mencari sesuatu yang berbeda. Karenanya, penting menawarkan kuliner dengan citarasa lokal Sukabumi.
2. Bengkel dan Tempat Tambal Ban

Masalah kendaraan seperti ban bocor atau kerusakan kecil lainnya bisa terjadi kapan saja di perjalanan. Sejak masih di perjalanan di jalan tol, pengendara tentunya sudah merencanakan untuk singgah dan memperbaiki beberapa kelurahan yang dirasakan saat berkendara.
Beisnis bengkel dan jasa tambal ban adalah usaha yang fungsional dan dibutuhkan segera oleh pengguna jalan.
3. Toko Kelontong atau Minimarket

Toko yang menyediakan kebutuhan pokok (sembako), minuman, makanan ringan, pulsa, dan perlengkapan P3K sangat dicari oleh para pelancong. Toko kelontong modern —bukan franchise atau jaringan— sangat direkomendasikan agar bisa menjual jajanan dan barang yang lebih beragam.
Terlebih, bagi pelancong yang merencanakan untuk mengunjungi sejumlah objek wisata di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, mereka tentu membutuhkan bekal makanan ringan untuk di perjalanan. Aksesibilitas yang mudah dari gerbang tol menjadi nilai tambah.
4. Tempat Istirahat (Rest Area Mini/Penginapan Sederhana)

Untuk perjalanan jauh, pengemudi dan penumpang membutuhkan tempat untuk beristirahat sejenak atau menginap semalam. Keberadaan tempat istirahat atau penginapan sederhana di dekat gerbang tol sangat strategis.
5. Gudang Logistik atau Warehouse

Menurut ahli properti seperti Anton Sitorus, lokasi di sepanjang jalan tol menguntungkan untuk bisnis berbasis mobilitas barang dan manusia. Gudang logistik menjadi investasi yang sangat menguntungkan karena memfasilitasi distribusi barang yang efisien.
Terlebih, zero ODOL (kendaraan Over Dimension Over Load) terus diwacanakan pemerintah. Bahkan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sudah mengeluarkan surat edaran terkait larangan penggunaan ODOL untuk distribusi barang di wilayah Jabar. Baca selengkapnya: Dedi Mulyadi: 2 Januari 2026, truk AMDK dan tambang wajib dua sumbu, ini solusi buat sopir
Larangan tersebut tentunya menjadi peluang untuk berbisnis pergudangan, mengingat produsen membutuhkan kecepatan dan ketepatan waktu pengiriman barang dari pabrik ke konsumen.









