SUKABUMIHEADLINES.com l CISOLOK – Seorang nelayan bernama Endrik Rusmana (40) alias Eko, warga Kampung Citiis RT 01/05 Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia saat melaut di perairan Cianjur, Ahad (26/9/2021).
Berikut kronologis meninggalnya juru mudi atau tekong Endrik Rusmana alias Eko, seperti dituturkan Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep Jeka, kepada sukabumiheadlines.com.
1. Jumat (24/9/2021) pukul 16.30 WIB
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jumat sore juru mudi Endrik Rusmana alias Eko berangkat melaut ditemani anak buah kapal (ABK) bernama Rasman (20), warga Binuangen, Provinsi Banten. Mereka memilih untuk menangkap ikan di perairan laut Agrabinta, Kabupaten Cianjur.
Eko dan Rasman melaut dengan menggunakan perahu Putra Laksana 19 milik Dudung (50), warga Kampung Cipaku, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap.
2. Sabtu (25/9/2021) pukul 22.00 WIB
“Dari keterangan ABK, pada Sabtu pukul 22.00 WIB, juru mudi atau tekong, sempat minta dikerik dan dipijat oleh ABK. Usai dikerik dan dipijat, Eko langsung masuk deck untuk beristirahat tidur,” kata Asep Jeka.
3. Ahad (26/9/2021) pukul 07.00 WIB
Ahad pukul 07.00 WIB, tambah Asep Jeka, Eko sempat bangun dan mengajak ABK Rasman untuk pulang.
“Usai mengajak pulang, Eko kembali masuk ke dalam deck dan kembali tidur,” tambah Asep Jeka.
4. Ahad (26/9/2021) pukul 08.00 WIB
Namun, sekira pukul 08.00 WIB, saat dibangunkan oleh ABK Rasman, Eko diketahui sudah meninggal dunia.
5. Ahad (26/9/2021) pukul 15.00 WIB
Perahu Putra Laksana 19 tiba di Ujunggenteng pada Ahad pukul 15.00 WIB. Dari keterangan pihak keluarga, diketahui bahwa Endrik Rusmana alias Eko, memiliki riwayat penyakit jantung dan darah tinggi.
“Jenazah Eko sudah dibawa oleh keluarganya, menggunakan ambulance Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, pukul 13.00 WIB tadi,” pungkas Asep Jeka.