5 Kronologis Pembunuhan Wanita Cibadak Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 14 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

R dan Enang Kulsum. l Istimewa

R dan Enang Kulsum. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l CIBADAK – Seorang janda setengah baya berusia 35 tahun bernama Eneng Kulsum, warga di Kampung Babakan sirna RT 05/13 Kelurahan Cibadak, Kecamatan  Cibadak, Kabupaten Sukabumi ditemukan bersimbah darah di teras rumahnya.

Eneng menghembuskan napas terakhirnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sekarwangi Cibadak, Jumat (13/5/2022) malam.

Berikut kronologis Pembunuhan Eneng Kulsum berdasarkan informasi dihimpun sukabumiheadlines.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Jumat (13/5/2022) Pukul 19.00 WIB

Sesaat sebelum peristiwa penusukan yang membuat nyawa Eneng Kulsum melayang, Endang bersama korban dan anggota keluarga lainnya sedang berkumpul di dalam rumah.

2. Pukul 20.00 WIB

Jumat (13/05/2022) malam sekira pukul 20.00 WIB, Eneng Kulsum meminta izin keluar rumah kepada ayahnya.

3. Pukul 20.05 WIB

Baca Juga :  Cek Link Livestreaming Aksi Wonderkid asal Sukabumi di Kualifikasi Piala Asia-U17

Endang, mengaku tidak mengetahui persis peristiwa berdarah yang menewaskan anak perempuannya tersebut. Hanya saja, tiba tiba seisi rumah mendengar teriakan Eneng meminta tolong.

“Saat peristiwa terjadi, saya lagi di dalam rumah. Si Eneng mau ngobrol di depan rumah, pas keluar mungkin langsung di tusuk,” ungkap Endang.

Enang Kulsum ditusuk pelaku dengan menggunakan pisau di bagian leher.

4. Pukul 20.10 WIB

Saksi mata yang juga warga setempat, Amoy Nurhaman (50) melihat korban keluar rumah dan bertemu seorang pria, tiba tiba langsung ribut dan pria tersebut terlihat menusuk leher korban.

Amoy mengaku, sempat melihat korban melakukan perlawanan, menepis senjata tajam yang digunakan pelaku dengan tangan kanan, tidak lama kemudian korban terjatuh tidak sadarkan diri.

Baca Juga :  Narkoba Bernilai Ratusan Juta dari 17 Tersangka Diamankan Satnarkoba Polres Sukabumi

“Saya melihat awalnya korban dengan pria itu cekcok dulu, saat saya di rumah ada teriakan minta tolong, saya lari mendekat liat korban sudah tergeletak dengan berlumuran darah,” terangnya

“Saya bersama tetangga langsung membawa korban ke Rumah Sakit Sekarwangi, tiba di sana korban meninggal dunia,” imbuhnya.

IMG 20220514 020621
Eneng Kulsum meninggal dunia di RSUD Sekarwangi. l Istimewa

5. Pelaku Melarikan Diri

Sementara R, diduga pelaku pembunuhan, langsung melarikan diri. Sementara keluarga dan tetangga korban fokus mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Cibadak, Polres Sukabumi, terkait motif ataupun pemicu dari peristiwa berdarah tersebut.

Diberitakan sebelumnya, pelaku diduga Cemburu karena mantan suami Eneng Kulsum datang untuk meminta rujuk. Selengkapnya: Diduga Cemburu, R Tega Bunuh Wanita Cibadak Sukabumi

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3
Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi
Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127
Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:12 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:15 WIB

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:57 WIB

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi ibu menggendong bayinya pascalahiran - sukabumiheadline.com

Sains

Ben Shenhar: 50% umur manusia ditentukan faktor genetik

Sabtu, 14 Feb 2026 - 21:29 WIB

Gerhana matahari cincin - Ilustrasi sukabumiheadline.com/AI

Sains

17 Februari bakal ada fenomena gerhana matahari cincin

Sabtu, 14 Feb 2026 - 15:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131