5 luka akibat tabrak belakang, angkot 09 hantam bangunan di Parungkuda Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 16 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

5 luka akibat tabrak belakang, angkot 09 hantam bangunan di Parungkuda Sukabumi - sukabumiheadline.com

5 luka akibat tabrak belakang, angkot 09 hantam bangunan di Parungkuda Sukabumi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Peristiwa kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi pada Jumat (16/8/2024) sekira pukul 12.30 WIB. Peristiwa terjadi melibatkan satu angkutan perkotaan (angkot) 09 F 1931 OT trayek Cibadak-Cicurug dengan truk engkel F 8796 UV.

Informasi dihimpun, lakalantas terjadi setelah angkot yang dikemudikan Endih (42) tahun ditabrak dari belakang oleh truk yang dikemudikan Hilman Hidayat (30).

“Saya lagi naikin sewa. Bahkan, sewanya juga belum naik, tiba-tiba ditabrak dari belakang,” kata Endih kepada sukabumiheadline.com di lokasi kejadian, Kampung Gawir, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sambil menahan sakit di bagian punggung, warga Kampung Pamatutan RT 021/008, Desa/Kecamatan Bojonggenteng, itu menambahkan bahwa empat penumpangnya mengalami luka, termasuk dirinya.

“Ada empat penumpang di dalam yang luka, tapi sudah dibawa ke rumah sakit,” ungkap Endih.

Screenshot 2024 08 16 13 22 55 21 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
5 luka akibat tabrak belakang, angkot 09 hantam bangunan di Parungkuda Sukabumi – sukabumiheadline.com

Sementara, Hilman Hidayat yang mengaku warga Jampang Tengah menyebut bahwa ia kehilangan konsentrasi karena mengantuk.

“Saya ngalenyap (kehilangan konsentrasi akibat mengantuk-red) tadi, makanya kaget, tapi keburu nabrak,” kata Hilman yang duduk di samping Endih.

Pantauan di lokasi, baik angkot maupun truk mengalami kerusakan cukup parah. Tampak truk engkel mengalami kerusakan di bagian depan hingga bumper-nya terlepas.

Sedangkan angkot, selain bagian dalam penumpang dan ruang kemudi yang hancur akibat benturan, terlihat kerusakan juga pada bagian depan karena menabrak bangunan berupa gudang rongsok.

Pantauan di lokasi, peristiwa tersebut menimbulkan kemacetan karena sebagian warga baru pulang menunaikan shalat Jumat tidak jauh dari lokasi kejadian.

Warga dan sebagian pengendara sepeda motor ikut membantu mengevakuasi korban dari dalam angkot yang dikemudikan Endih.

Berita Terkait

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:42 WIB

12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB

Ilustrasi seorang warga miskin menjadi terdakwa di pengadilan - sukabumiheadline.com

Hukum

Hukum di Indonesia seperti golok, Mantan Ketua MK: Suram

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:40 WIB

Sukabumi

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:58 WIB