8 tren bisnis UMKM 2026: Conversational commerce hingga dukungan pemerintah

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Tren bisnis usaha mikro, kecil dan menengah atau (UMKM) pada 2026 berfokus pada inovasi dan digitalisasi, yang mencakup pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan perdagangan percakapan, serta keberlanjutan melalui bisnis ramah lingkungan dan penggunaan kemasan yang lebih baik.

Selain itu, ada dukungan kebijakan seperti peningkatan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang lebih besar, serta fokus pada efisiensi logistik dan pemanfaatan data pemasaran.

Berikut adalah 8 tren utama bisnis UMKM dirangkum sukabumiheadline.com dari berbagai sumber, Rabu (3/12/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Digitalisasi yang semakin mendalam:

1. AI dan Automasi: Penggunaan AI untuk analisis data, personalisasi, dan otomatisasi tugas seperti layanan pelanggan (melalui chatbot) dan pengelolaan kampanye iklan.

Baca Juga :  Kasepuhan Adat Banten Kidul: Dari Lebak ke Sukabumi, Aki Buyut Bao Rosa hingga Abah Asep Nugraha

2. Conversational Commerce: Proses belanja yang terintegrasi dalam aplikasi percakapan seperti WhatsApp atau Telegram untuk bertanya, memesan, dan membayar, memberikan kemudahan bagi konsumen.

3. Pemasaran berbasis data: Lebih menekankan pada Return on Ad Spend (ROAS) dengan memanfaatkan data akurat untuk strategi kampanye yang lebih efisien.

Inovasi dan Diversifikasi:

Ilustrasi UMKM penjual hampers - sukabumiheadline.com
Ilustrasi UMKM penjual hampers – sukabumiheadline.com

4. Niche market: Pelaku UMKM akan fokus pada pasar yang lebih spesifik, seperti bisnis hampers dan gift box yang dipersonalisasi dengan tema tertentu (misalnya self-care box).

5. Layanan berbasis teknologi: Munculnya peluang bisnis baru seperti asisten virtual yang menawarkan dukungan operasional penjualan, yang bisa dimulai dengan modal kecil.

Keberlanjutan:

6. Produk ramah lingkungan: Permintaan produk dan kemasan yang berkelanjutan, termasuk bisnis hampers dengan kemasan ramah lingkungan dan kolaborasi dengan UMKM lokal untuk produk otentik.

Baca Juga :  Rekomendasi untuk pebisnis, ini elemen kunci dan karakteristik utama tren busana 2026

Efisiensi dan logistik:

7. Efisiensi logistik: Menjadi kunci bagi banyak UMKM untuk meningkatkan efisiensi bisnis di tahun 2026.

8. Google Ads: Tetap menjadi platform utama untuk menjangkau audiens online, namun tantangannya adalah memahami cara kerjanya agar anggaran promosi optimal.

Perlu dukungan pemerintah:

Ilustrasi ekosistem digital - sukabumiheadline.com
Ilustrasi ekosistem digital – sukabumiheadline.com

Peningkatan plafon KUR: Plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) naik menjadi Rp320 triliun dengan suku bunga flat 6%, memberikan peluang pendanaan yang lebih besar.

Ekosistem digital UMKM: Pemerintah fokus pada pengembangan ekosistem digital UMKM melalui program seperti SAPA UMKM yang mengintegrasikan berbagai layanan.

Berita Terkait

Ribuan Kopdes Merah Putih masuk sistem pajak, bagaimana dengan di Sukabumi?
10 kecamatan di Sukabumi dengan IKM Agro terbanyak
Menghitung jumlah nasabah dan pinjaman KUR di Sukabumi di 5 bank penyalur
Kelebihan cabai gerombol dan cara menanam, lebih pedas lebih tahan hama
Menteri UMKM sayangkan pedagang lokal lebih pilih jual barang China
UMKM Sukabumi, ini 18 ide usaha daur ulang sampah bakal tren di 2026
14 produk UMKM Sukabumi dikenal ke mancanegara, dari kuliner hingga kerajinan tangan
UMKM Sukabumi, ini trend bisnis kuliner 2026: Dari cloud kitchen, jenis dan strategi sukses

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:35 WIB

Ribuan Kopdes Merah Putih masuk sistem pajak, bagaimana dengan di Sukabumi?

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:31 WIB

10 kecamatan di Sukabumi dengan IKM Agro terbanyak

Rabu, 24 Desember 2025 - 00:26 WIB

Menghitung jumlah nasabah dan pinjaman KUR di Sukabumi di 5 bank penyalur

Minggu, 21 Desember 2025 - 18:21 WIB

Kelebihan cabai gerombol dan cara menanam, lebih pedas lebih tahan hama

Rabu, 10 Desember 2025 - 04:00 WIB

Menteri UMKM sayangkan pedagang lokal lebih pilih jual barang China

Berita Terbaru