Duh, Dua Bocah Nyaris Tewas di Pantai Karanghawu Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 2 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bocah korban Lakalaut Pantai Karanghawu. l Dok. sukabumiheadlines.com

Bocah korban Lakalaut Pantai Karanghawu. l Dok. sukabumiheadlines.com

SUKABUMIHEADLINES.com l PALABUHANRATU – Dua wisatawan lokal asal Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, nyaris kehilangan nyawa setelah terseret ganasnya ombak Pantai Karanghawu, Desa/Kecamatan Cisolok, Ahad (2/1/2022).

Informasi diperoleh, terseretnya dua wisatawan bernama Mugeni (10) dan Mukhsin (8) warga Kampung Babakan Sirna, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, berawal sekira pukul 10.30 WIB, saat keduanya tengah bermain bersama keluarganya di Pantai Karanghawu.

Kedua korban sebelumnya telah meminta izin ke keluarga ingin berenang jika sudah sampai di Pantai Karanghawu. “Jadi setelah berada di pantai, keduanya langsung berenang ke tengah karena awalnya memang tidak ada ombak,” ujar Kapolsek Cisolok AKP Aguk Khusaeni, kepada sukabumiheadlines.com.

Nah sedang asyik berenang, tiba-tiba ombak besar datang dan korban pun terseret ke tengah laut,” sambungnya.

Baca Juga :  Pulang dari Hajatan, Tiga Tewas di Tempat dalam Laka Tunggal di Ciemas Sukabumi

Masih kata Aguk, beruntung ada saudaranya, bernama Indra yang bisa berenang dan sedang berada di sekitar korban terseret ombak, sehingga langsung melakukan pertolongan dibantu petugas jaga pantai.

“Korban ditolong oleh saudaranya dan petugas dan langsung dibawa ke tepi pantai. Kemudian, mendapatkan pertolongan pertama. Setelah sadar, korban langsung dibawa ke Pos Pengamanan, lalu ke Puskesmas Cisolok untuk mendapatkan perawatan medis,” tandasnya.

Berita Terkait

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131