sukabumiheadline.com – Sebanyak tujuh kepala keluarga dengan kurang lebih 30 jiwa di Kampung Cilengka, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terpaksa harus mengosongkan rumah.
Masyarakat mengungsi akibat rumahnya terdampak pergerakam tanah yang terjadi beberapa waktu lalu, setelah wilayah Cisolok diguyur hujan deras.
Kepala Desa Pasirbaru Hidayah kepada sukabumiheadline.com mengungkapkan, sebagian masyarakat para korban pergerakan tanah mengungsi di Pantai Cikembang. “Karena memang ada saudaranya di sekitar situ dan sebagian masyarakat itu ada bermata pencaharian nelayan,” ungkapnya pada Rabu 9 Maret 2022.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Nasmun lanjut Hidayah, sebagian masyarakat korban pergerakan tanah ada yang mengungsi ke Kampung Cilengka bawah yang kondisinya lebih aman. “Tapi ada juga yang masih di situ karena tidak termasuk zona merah pergerakan tanah,” terangnya.
Sejauh ini, kata Hidayah, bantuan untuk masyarakat korban pergerakan tanah sudah berdatangan, di antaranya dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi. “Kemarin datang ke desa dari Dinsos memberikan sembako. Alhamdulillah sudah disalurkan atau distribusikan,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Selasa Maret 2022 sekitar pukul 19.00 WIB malam sebanyak tujuh rumah warga di Kampung Cilengka, Desa Pasirbaru, mengalami rusak setelah terjadi pergerakan tanah.
Kerusakan rumah warga terjadi dengan berbagai kategori, mulai rusak sedang hingga berat dengan kondisi dinding dan lantai mengalami retakan, sehingga rumah terancam ambruk.