Pembatas Jalan Alternatif Nagrak Sukabumi jadi Tempat Pembuangan Sampah

- Redaksi

Kamis, 15 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah di Jalan Alternatif Nagrak Sukabumi. | Foto: Andika Putra

Tumpukan sampah di Jalan Alternatif Nagrak Sukabumi. | Foto: Andika Putra

SUKABUMIHEADLINES.com – Sampah berserakan di sepanjang pembatas besi Jalan Alternatif Nagrak tepatnya di Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pantauan sukabumiheadlines.com dilokasi, hingga Kamis, 15 Juli 2021 pagi sekira pukul 08.00 WIB, sampah masih menumpuk.

Sampah didominasi oleh plastik, karung, dan limbah rumah tangga. Di belakang tumpukan sampah adalah jurang yang mengarah langsung ke sungai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga setempat kerap mengeluh mencium aroma busuk akibat sampah yang sudah berhari-hari menumpuk.

“Sudah sering kejadian begini, biasanya suka ada yang ngangkut. Tapi tidak setiap hari,” ucap seorang warga berinisial SB (35 tahun), kepada sukabumiheadlines.com, Kamis 15 Juli 2021.

Tumpukan sampah itu, lanjut SB, terjadi karena ulah beberapa pengendara yang lewat menjatuhkan sampah di pinggir jalan tersebut.

“Suka lihat pengendara motor buang sampah disana. Bukan warga sini, ini akibat kebiasaan kayak gitu. Sudah menumpuk dikira pembuangan, yang lain jadi ikut-ikutan.”

Berita Terkait

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Berita Terbaru

Gaya busana era 80an hingga 90an - Ist

Trend

Intip 5 tren gaya busana anak muda Sukabumi era 80-90an

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:32 WIB

Ilustrasi calon pekerja migran atau tenaga kerja wanita antre naik pesawat - sukabumiheadline.com

Sukabumi

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Rabu, 29 Jul 2026 - 23:18 WIB