Longsor di Nagrak Sukabumi, Tiga Jiwa Terancam

- Redaksi

Minggu, 19 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor di Nagrak Sukabumi. l Istimewa

Longsor di Nagrak Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l NAGRAK – Bencana alam kembali terjadi di wilayah Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Ahad (19/6/2022) pagi sekira pukul 03.00 WIB.

Kali ini, bencana berupa tanah longsor terjadi di Kampung Cibodas, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak. Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, musibah terjadi dipicu hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu sore hingga malam.

Dijelaskan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak Micky, tanah sepanjang 10 meter dan tinggi 10 meter amblas menutup saluran Sungai Cibodas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hujan deras yang terjadi menyebabkan tanah longsor, longsor sepanjang dan tinggi sepuluh meter,” kata Micky dalam laporan tertulisnya.

Tak hanya itu, longsor juga mengancam satu kepala keluarga dengan tiga jiwa. “Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut, tapi satu KK terancam,” tambahnya.

Micky menambahkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama perangkat Desa/Kecamatan, Koramil, Polsek, POLPP, Tagana dan relawan guna assessment ke lokasi kejadian.

“Penanganan sementara bersama masyarakat bergotong-royong evakuasi pohon duku di saluran sungai,” pungkas Micky.

Berita Terkait

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:30 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Berita Terbaru