SUKABUMIHEADLINE.com l Seiring kebijakan pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang semakin terbuka, menuntut ilmu di negara Pangeran Mohammad bin Salman itu tentu semakin menarik banyak pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara berpenduduk mayoritas Muslim lainnya.
Buat warga Sukabumi yang berminat kuliah di sana, akan mendapatkan fasilitas terbaik, tapi tak membuat biaya kuliah di Arab menjadi mahal. Justru, banyak beasiswa yang bisa kamu ambil.
Salah satu beasiswa diberikan oleh Kementerian Pendidikan Arab Saudi. Dalam laman resminya, pemerintah Arab Saudi membuka dua jenis beasiswa, yakni beasiswa internal khusus Warga Negara Arab Saudi dan beasiswa eksternal untuk pelajar internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kuota setiap negara pun berbeda-beda. Untuk Indonesia sendiri, total kuota yang dibuka adalah 200 orang setiap tahunnya. Beasiswa ini juga tidak dipungut biaya alias gratis.
Perlu dicatat, pembukaan beasiswa adalah melalui universitas. Jadi pendaftar cukup mendaftar universitas dan jurusan tujuan terlebih dahulu baru bisa mendaftarkan diri sebagai penerima beasiswa. Pendaftar bisa mendaftarkan diri melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di negara masing-masing.
Adapun, jadwal penerimaan beasiswa mengikuti pendaftaran mahasiswa baru. Sebagai contoh, di Universitas Islam Madinah pendaftaran baru akan dibuka di bulan Oktober hingga Desember.
Jenis Beasiswa Kuliah Arab Saudi
Ada tiga jenis beasiswa yang bisa kamu ikuti, yakni:
Beasiswa Penuh
Penerima akan mendapatkan bantuan secara penuh mulai dari biaya kuliah, biaya hidup, hingga asrama.
Beasiswa Parsial
Penerima beasiswa hanya mendapatkan beberapa manfaat tidak seperti beasiswa penuh. Misalnya tempat tinggal saja atau biaya kuliah saja.
Hibah
Cakupan Beasiswa Kuliah Arab Saudi
- Biaya kuliah
- Tunjangan hidup
- Asuransi kesehatan
- Tunjangan pada saat kedatangan
- Asrama atau tempat tinggal
- Tiket pulang pergi tahunan
Syarat Beasiswa Kuliah Arab Saudi
- Persyaratan penerimaan yang berlaku di institusi pendidikan tinggi terkait.
- Usia pendaftar tidak boleh kurang dari (17) tahun dan tidak lebih dari (25) tahun untuk sarjana dan lembaga pengajaran bahasa Arab atau yang setara, (30) tahun untuk gelar master, dan (35) tahun untuk gelar doktor.
- Pendaftar tidak boleh memperoleh beasiswa lain dari lembaga pendidikan di Arab Saudi.
- Pemerintah dari negara pendaftar menyetujui pendaftar untuk melanjutkan studi di Arab
- Melampirkan sertifikat dan dokumen pendukung sesuai universitas.
- Sertifikat tidak adanya preseden dari dinas keamanan di negaranya.
- Tidak pernah diberhentikan dari salah satu universitas di Arab.
- Lulus pemeriksaan kesehatan.
Arab Saudi Semakin Terbuka

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Kementerian Pendidikan Kerajaan Arab Saudi melarang abaya atau baju kurung perempuan, dikenakan para siswi saat ujian di sekolah. Baca lengkap: Arab Saudi Kini Larang Siswi Memakai Abaya Saat Sekolah