sukabumiheadline.com l Proyek Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi atau Bocimi Seksi 3 dan 4 dikabarkan akan diambil alih oleh PT Hutama Karya (HAKA) (Persero) dari pengembang awalnya yakni PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, meskipun proyek diambil alih oleh Hutama Karya, masih terbuka kemungkinan bagi Waskita untuk menjadi kontraktor.
“Bisa saja nanti Waskita yang garap, tapi uangnya di Hutama Karya. Jadi bisa saja Waskita jadi kontraktor,” kata Basuki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lanjut Basuki, pengambil alihan proyek Tol Bocimi oleh Hutama Karya sebelumnya telah dibahas dalam rapat terbatas Penyertaan Modal Negara (PMN). “Supaya lebih cepat penanganannya, mungkin PMN-nya lewat HK,” tambah Basuki.
Baca Juga: Tol Bocimi Seksi 3 Dicoret dari Proyek Strategis Nasional
Sementara, wacana pengambilalihan Tol Bocimi sendiri hingga kini masih belum diputuskan.
Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Kementerian BUMN mengusulkan PMN Tambahan pada tahun 2023 sebesar Rp12,5 triliun untuk Hutama Karya. Baca lengkap: Waskita Nyerah, Perusahaan Ini Disuntik Negara Rp12,5 Triliun Bereskan Tol Bocimi
Sebagai informasi, untuk proyek Jalan Tol Bocimi, total panjangnya mencapai 54 kilometer dan terbagi menjadi empat seksi. Namun, yang telah beroperasi baru Seksi 1 Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 kilometer.
Kemudian, Seksi 2 Cigombong-Cibadak sepanjang 11,9 kilometer sudah hampir selesai dan bahkan telah dioperasikan secara fungsional pada Lebaran 2023 lalu.
Lalu, untuk Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat sepanjang 13,70 kilometer masih dalam tahap pembebasan lahan dengan progres mencapai 79,4 persen, dan Seksi 4 Sukabumi Barat-Sukabumi Timur sepanjang 13,05 kilometer dengan progres pembebasan lahan mencapai 9,9 persen.