Tradisi Desa Kamchatka, Istri Jadi Suguhan untuk Tamu dan Boleh Diajak Tidur

- Redaksi

Selasa, 12 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perempuan Desa Kamchatka. l Istimewa

Perempuan Desa Kamchatka. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Beragam budaya di atas dunia seperti wilayah Kamchatka Rusia, sebagai tuan rumah sudah menjadi kewajiban kita untuk menghadirkan suasana yang nyaman untuk para tamu yang datang.

Namun lazimnya setiap kedatangan tamu orang-orang akan menghidangkan makanan atau minuman untuk menjamu tamu yang datang berkunjung.

Hal ini tentunya sudah lumrah dilakukan oleh orang-orang di belahan dunia untuk menyambut tamu yang datang ke rumah mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, berbeda dengan di desa ini. Mereka memiliki tradisi yang cukup aneh dan nyeleneh sehingga membuat orang geleng-geleng kepala.

Baca Juga :  Duta Besar Rusia di PBB: Israel adalah Penjajah, Tak Punya Hak Membela Diri

Desa tersebut berada di negara Rusia tepatnya di wilayah Kamchatka dimana masyarakat di sana memiliki tradisi yang cukup nyeleneh.

Masyarakat desa Kamchatka akan menjamu tamu mereka yang datang bertamu bukan menggunakan makanan atau minuman melainkan dengan wanita istri tuan rumah.

Anehnya, bila ada tamu laki-laki yang ingin menginap mereka akan diperbolehkan untuk menggauli atau mencicipi istri tuan rumah hingga sepuasnya.

Ternyata tradisi ini bukan hanya desa Kamchatka saja, tradisi ini ada di desa-desa lain yang memiliki kebiasaan dan adat istiadat yang serupa.

Meski terkesan sangat nyeleneh bahkan aneh, ternyata terdapat filosofi dan tujuan sendiri dari adanya kebiasaan ini.

Baca Juga :  Profil 6 Putri Presiden Chechnya Ramzan Kadyrov, Semuanya Hafidzah Quran

Adapun tujuannya adalah untuk menghindari melakukan hubungan badan sedarah yang tentunya sangat membahayakan.

Karena, seperti yang diketahui bahwa suku-suku pedalaman yang berada di kawasan russia termasuk desa Kamchatka memiliki kebiasaan melakukan hubungan badan yang melibatkan keluarga.

Maka dari itu, untuk menghindari hal tersebut desa desa yang berada di Rusia sering menyebut tamu mereka dengan menghidangkan hubungan badan kepada tamu.

Dengan begitu, wanita di sana akan rela untuk melakukan hubungan seperti itu dengan tamu yang datang kapan pun itu.

Berita Terkait

Gaji TKI di Singapura kini naik jadi Rp79 juta/bulan
Sarjana banyak jadi pengangguran, Gen-Z AS boikot kuliah
Gabung Dewan Perdamaian bareng Indonesia, Israel bombardir Gaza tewaskan 32 orang
Setelah LGBT Rusia ditetapkan sebagai gerakan teroris dan ekstremis
Sudah dikepung militer AS, Iran siap perang total
Kisah Alice Guo, warga China jadi wali kota di Filipina hasil palsukan identitas divonis seumur hidup
AS resmi masukan kelompok Islam ini ke dalam daftar organisasi teroris
Lumbung migas terbesar dunia, Presiden Venezuela ditangkap AS karena terlibat narkoba?

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:59 WIB

Gaji TKI di Singapura kini naik jadi Rp79 juta/bulan

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:00 WIB

Sarjana banyak jadi pengangguran, Gen-Z AS boikot kuliah

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:56 WIB

Gabung Dewan Perdamaian bareng Indonesia, Israel bombardir Gaza tewaskan 32 orang

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:00 WIB

Setelah LGBT Rusia ditetapkan sebagai gerakan teroris dan ekstremis

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:43 WIB

Sudah dikepung militer AS, Iran siap perang total

Berita Terbaru

Ilustrasi Singapura - sukabumiheadline.com

Internasional

Gaji TKI di Singapura kini naik jadi Rp79 juta/bulan

Kamis, 12 Feb 2026 - 20:59 WIB

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Wisata

KDM: Wisata alam harusnya gratis

Kamis, 12 Feb 2026 - 07:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131