sukabumiheadline.com – Energi panas bumi adalah salah satu sumber energi terbarukan yang biasanya terdapat di beberapa negara yang memiliki gunung berapi. Salah satu kegunaan energi panas bumi adalah bisa dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik dengan teknologi pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP).
Beberapa negara yang memiliki potensi panas bumi telah membangun PLTP untuk memenuhi kebutuhan listrik dari energi terbarukan.
Baca Juga:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berikut adalah daftar 10 PLTP terbesar di dunia hingga 2022, dirangkum sukabumiheadline.com dari Statista dan Kementerian ESDM, Kamis (14/11/2024).
Baca Juga:
1. PLTP Geysers, AS
PLTP terbesar di dunia terletak di AS dengan nama Geyser Geothermal Complex, memiliki kapasitas terpasang 900 MW dengan 22 unit pembangkit dan tersebar di lahan yang sangat luas. PLTP Geyser berada di atas lahan yang membentang di Pegunungan Mayacamas utara San Francisco, California. Dengan kapasitas terpasang yang cukup besar, PLTP terbesar di dunia ini dapat mengalirkan energi listrik ke 900.000 rumah di AS.
2. PLTP Larderello, Italia
PLTP Larderello memiliki kapasitas terpasang 769 MW yang terdiri dari 34 unit pembangkit. Unit pertama dibangun pada 1913, menjadikannya yang tertua dari jenisnya. Listrik yang dihasilkan PLTP Larderello menyumbang hampir 27 persen kebutuhan energi listrik di wilayah tersebut.
8. PLTP Salton Sea, AS
PLTP Salton Sea memiliki kapasitas terpasang 340 MW dan terletak di Negara Bagian California, AS. Wilayah tempat PLTP Salton Sea berada diprediksi memiliki banyak potensi panas bumi di “Negeri Paman Sam”.
3. PLTP Cerro Prieto, Meksiko
PLTP Cerro Prieto memiliki kapasitas terpasang 720 MW dan terletak di Meksiko Utara, dimiliki oleh Comision Federal de Electricidad.
4. PLTP Makban, Filipina
PLTP Makban memiliki kapasitas terpasang 458 MW yang terletak di Filipina. PLTP Makban memiliki enam unit pembangkit dan terletak dua provinsi yaitu di Provinsi Laguna dan Provinsi Batangas.
5. PLTP Hellisheidi, Islandia
PLTP Hellisheidi terletak di gunung berapi Hengill di Islandia dan memiliki kapasitas terpasang 400 MW. PLTP ini adalah pembangkit listrik terbesar di Islandia dan terletak sebagian besar di atas batas lempeng antara lempeng tektonik Amerika Utara dan Eropa.
6. PLTP Malitbog, Filipina
PLTP Malitbog memiliki kapasitas terpasang sebesar 377 MW dan terletak di Visayas Timur, Filipina. PLTP ini telah dikembangkan dalam beberapa fase dan pertama kali beroperasi aktif pada Juni 1996.
Baca Juga:
7. PLTP Salak, Indonesia

PLTP Salak terletak di Taman Nasional Gunung Salak, tepatnya di perbatasan Kabupaten Sukabumi dengan Bogor, Jawa Barat. Sebagaimana dilansir dari Kementerian ESDM, pembangkit ini terintegrasi dengan PLTP Kamojang 140 MW dan PLTP Darajat 55 MW dalam PLTP Kamojang Power Generation O&M Services Unit (POMU) dengan total kapasitas 375 MW.
Saat ini, Star Energy Geothermal Salak (SEGS) tengah berupaya meningkatkan produksi energi listrik PLTP Gunung Salak dengan membangun Binary Geothermal Power Plant.
Untuk informasi, SEGS merupakan anak usah PT Barito Renewable Energy dengn kode saham BREN. Perusahaan ini milik salah seorang pengusaha terkaya di Indonesia, Prajogo Pangestu.
Baca Juga:
8. PLTP Salton Sea, AS
PLTP Salton Sea memiliki kapasitas terpasang 340 MW dan terletak di Negara Bagian California, AS. Wilayah tempat PLTP Salton Sea berada diprediksi memiliki banyak potensi panas bumi di “Negeri Paman Sam”.
9. PLTP Sarulla, Indonesia
PLTP Sarulla memiliki kapasitas terpasang 330 MW dan terletak di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Indonesia. PLTP ini adalah yang pertama di Indonesia yang menggunakan tiga metode dalam pembangkitannya yaitu condensing, bottomic, dan binary. Ketiga metode ini disebut efisien dalam memanfaatkan uap dan produk uap (brine).
10. PLTP Tiwi, Filipina
PLTP Tiwi terletal di Albay, Filipina, dengan total kapasitas terpasang 289 MW sebagaimana dilansir dari Statista. PLTP ini sudah beroperasi sejak tahun 1979 dan merupakan salah satu PLTP tertua yang masih beroperasi di dunia.