sukabumiheadline.com – Viral YouTuber dan content creator Bobon Santoso memakai baju tahanan dan diborgol petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN), tidak lama setelah mualaf, membuat heboh.
Bahkan, dalam unggahan Bobon di akun Instagram, dia menyampaikan permohonan maafnya kepada followers. Namun diketahui, unggahan tersebut diunggah pada 2023 silam, dan kembali di-posting netizen baru-baru ini.
“Maafin gw ya. War On Drugs! *Nantikan segera,” demikian tertulis dalam unggahan Instagram @bobonsantoso, dikutip Senin (17/7/2023) lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk informasi, dalam Instagramnya itu, Bobon mengunggah dua file. Yang pertama menunjukkan foto Bobon bersama temannya memakai baju berwarna oranye dan tangannya dalam kondisi diborgol.
Foto itu menunjukkan Bobon terlihat memakai baju tahanan bernomor 11, sedangkan temannya memakai nomor 18. Selain mereka berdua, ada dua petugas BNNP Bali yang nampak berada di sisi kanan dan kiri.
Pada slide kedua yang diunggah berupa video. Bobon dan temannya nampak menghadap ke belakang kemudian berputar hingga menghadap ke depan.
Terkait hal itu, BNNP Bali ketika itu memberikan keterangan atas unggahan akun Instagram @bobonsantoso itu. Humas BNNP Bali Made Dwi Widya Saputra mengatakan bahwa Bobon berkegiatan di BNNP Bali.
“Kegiatan Bobon di BNPP Bali merupakan konten yang akan segera ditayangkan untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba, program rehabilitasi dan tes urine dengan harapan bisa tersampaikan secara luas dan mengena di masyarakat,” ungkap Dwi.
Dwi mengatakan Bobon digandeng karena memiliki pengaruh yang cukup luas di media sosial. Bobon diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan BNN ke depan untuk membantu sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk bersama menjauhi narkoba.
“Konten tersebut diselingi dengan acara masak-memasak bersama yang selanjutnya dibagikan kepada masyarakat setempat,” jelas Dwi.