sukabumiheadline.com – Merasa jengkel Bupati Sukabumi, Asep Japar, rajin melakukan kegiatan bersifat seremoni, warga Palabuhanratu meminta pisah dari kabupaten yang beribukota di kota pesisir tersebut.
“Lepaskan pelabuhan ratu dari kabupaten Sukabumi biarkan kami menjadi kabupaten sendiri,” tulis akun Facebook Asep Asep di kolom komentar dalam unggahan fanspage Pemerintah Kabupaten Sukabumi, dikutip sukabumiheadline.com, Kamis (16/4/2026).
“Jalan butut lain omean Sukabumi pl ratu kos wahangan saat (jalan rusak bukannya diperbaiki di Sukabumi Palabuhanratu, mirip sungai kering-red),” tulis akun ARejha Siregar Bersodara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Komentar lain pun ditulis akun Hill Jack Junior yang menimpali: “Hidup jalan bajred (rusak berat) untuk bupati yg selalu ada di antara jalan berlubang
dan becek semoga bupati semangat
terus yaa yg penting bapak sudah
jadi bupati urusan jalan bajred atur
saja sama warga masing masing
wilayah. Salam gk waras dari kopi
Campur sianida.”
Komentar-komentar tersebut ditulis warga di unggahan Facebook saat Asep Japar membuka kegiatan Jambore Ikatan Guru Olahraga Nasional (Igornas) Kabupaten Sukabumi, di GOR Pemuda Cisaat, Jumat (10/4/2026).
Jambore yang baru pertama dilaksanakan di Indonesia tersebut, menghadirkan berbagai kegiatan. Hal itu seperti seminar hingga perlombaan.
Dalam kesempatan tersebut, Asep Japar mengatakan, jambore ini menjadi akan untuk menyatukan visi mencetak generasi muda Kabupaten Sukabumi yang sehat, bugar, berkarakter, dan berprestasi. Apalagi para guru olahraga merupakan. Ujung tombak pemerintah dalam membentuk generasi muda.
“Bapak dan ibu guru olahraga merupakan motivator yang menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan kerja keras kepada anak didik,” ujarnya.
Bupati mengajak Igornas untuk bersama -sama memajukan Kabupaten Sukabumi. Baik dari kebugaran hingga prestasi masyarakat Sukabumi.
“Guru olahraga ini tidak hanya mencetak kebugaran generasi muda, namun atlet berprestasi. Mari kita majukan Kabupaten Sukabumi lewat masyarakat yang sehat, bugar, dan berprestasi,” ajaknya.
Dilihat sukabumiheadline.com, puluhan netizen meninggalkan komentar di postingan tersebut.
Akun Ensan Tani menulis, “Marilah kita rayakan jalan bajred (rusak parah) sepanjang jalan lintas kabupaten sukabumi tercinta ini.”
Sementara itu, akun, Dena Sumarna menulis komentar: “Ampun pak tiap uplod peresmian wae. Kapan ath peresmian jalan butut.”
“Giliran peresmian cepet bgt di
update, giliran sekolah PAUD,
pengajuan dana buat perbaikan
respon lambat, ini Dinas apa tempat
pansos?? Ini di ds tarisi kec warung
kiara kab sukabumi,masa saya
sbagai warga yg harus nyari dana ke
yayasan…mana pedulinya dr
Pemerintah Kabupaten Sukabumi,” tulis akun R Labib Wibowo.
Untuk informasi, menurut Ketua Igornas Kabupaten Sukabum, Devi Noviyandi, kegiatan diikuti sekira 1000 guru olah raga, itu sebagai wadah konsolidasi dan peningkatan kompetensi profesionalisme guru olahraga. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari terhitung 10-11 April 2026.









