Sukabumi hasilkan 766,14 ton biji kopi, ini 22 kecamatan penghasil

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanaman kopi di kawasan agroforestri Perhutani - Perhutani

Tanaman kopi di kawasan agroforestri Perhutani - Perhutani

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menghasilkan 766,14 ton kopi per tahun 2024. Jumlah tersebut naik lebih dari 100 persen dibandingkan 2023.

Angka tersebut dikutip sukabumiheadline.com dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, tentang Produksi Perkebunan Menurut Kecamatan dan Jenis Tanaman di Kabupaten Sukabumi (ton), 2023 dan 2024.

Diketahui, pada 2023, produksi biji kopi dari Sukabumi, sebesar 365,30 ton. Dengan demikian, terjadi kenaikan pada 2024 sebanyak 400,84 ton.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, satu dari 23 kecamatan penghasil biji kopi pada 2023, tidak lagi menghasilkan, yakni Sukalarang. Untuk informasi, pada 2023, Kecamatan Sukalarang menghasilkan 10,50 ton biji kopi.

Baca Juga :  8 tren bisnis UMKM 2026: Conversational commerce hingga dukungan pemerintah

Baca Juga: 10 kecamatan dengan kebun kelapa terluas di Sukabumi, peluang ekspor ke China untuk coconut milk

Kedai Sukakopi l 24 Jam, 100 meter dari exit toll Bocimi Seksi 2. l Istimewa
Kedai Sukakopi l 24 Jam, 100 meter dari exit toll Bocimi Seksi 2 – Advertorial

Sementara itu, mengutip data Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi, berikut adalah 22 kecamatan penghasil biji kopi, pada 2024.

  1. Ciemas: 10,15 ton (2024)
  2. Kalibunder: 2,62 ton (2024)
  3. Cidolog: 6,83 ton (2024)
  4. Sagaranten: 6,50 ton (2024)
  5. Lengkong: 81,54 ton (2024)
  6. Palabuhanratu: 5,22 ton (2024)
  7. Simpenan: 9,80 ton (2024)
  8. Jampang Tengah: 62,67 ton (2024)
  9. Nyalindung: 67,20 ton (2024)
  10. Gegerbitung: 175,56 ton (2024)
  11. Sukaraja: 25,67 ton (2024)
  12. Kadudampit: 129,11 ton (2024)
  13. Nagrak: 7,55 ton (2024)
  14. Cicurug: 6,04 ton (2024)
  15. Cidahu: 21,90 ton (2024)
  16. Parakansalak: 28,69 ton (2024)
  17. Parungkuda: 9,82 ton (2024)
  18. Kalapanunggal: 30,20 ton (2024)
  19. Cikidang: 11,33 ton (2024)
  20. Cisolok: 22,86 ton (2024)
  21. Cikakak: 12,08 ton (2024)
  22. Kabandungan: 32,84 ton (2024)
Baca Juga :  Sisi baik Firaun, manusia sombong mengaku tuhan tapi berumur panjang
IMG 20220909 021052
Ilustrasi kopi – Istimewa

Total dari Kabupaten Sukabumi pada 2024 terjadi kenaikan 400,84 ton biji kopi, dari 365,30 ton pada 2023 menjadi 766,14 ton.


Dilarang republikasi artikel Rubrik Headline tanpa seizin Redaksi sukabumiheadline.com

Berita Terkait

Bukan gratis, Kopdes Merah Putih harus kredit mobil India ke bank jaminan Dana Desa
Rp232 miliar! Merinci nilai tangkapan ikan di pelabuhan Sukabumi per bulan
Infografis: Peta elektrifikasi jalur commuter line Tanjung Priok – Sukabumi dan Cikampek
Kisah Azis, pejuang tangguh asal Cisaat, 16 tahun jualan bubur Sukabumi di Kalimantan
IMF minta pajak penghasilan karyawan di Indonesia naik
21 kecamatan penghasil bawang daun di Sukabumi
AHY ancam bakal kejar pemilik dan sopir truk ODOL
Daftar kecamatan penghasil melon Sukabumi

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 21:59 WIB

Bukan gratis, Kopdes Merah Putih harus kredit mobil India ke bank jaminan Dana Desa

Senin, 23 Februari 2026 - 10:00 WIB

Rp232 miliar! Merinci nilai tangkapan ikan di pelabuhan Sukabumi per bulan

Minggu, 22 Februari 2026 - 01:32 WIB

Infografis: Peta elektrifikasi jalur commuter line Tanjung Priok – Sukabumi dan Cikampek

Sabtu, 21 Februari 2026 - 01:18 WIB

Kisah Azis, pejuang tangguh asal Cisaat, 16 tahun jualan bubur Sukabumi di Kalimantan

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:45 WIB

IMF minta pajak penghasilan karyawan di Indonesia naik

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131