sukabumiheadline.com – Kubis atau kol adalah sayuran daun padat dari keluarga Brassica yang kaya serat, vitamin (C, K), mineral, dan antioksidan, bermanfaat untuk pencernaan, jantung, dan anti-inflamasi, tersedia dalam warna hijau, putih, dan ungu, serta dapat diolah menjadi berbagai hidangan lezat seperti tumisan atau sup.
Jenis-jenis kubis terdiri dari kubis hijau, kubis indeks glikemik rendah, baik untuk gula darah stabil. Sedangkan kubis ungu kaya antioksidan seperti antosianin.
Meskipun bermanfaat, konsumsi berlebihan bisa menyebabkan perut kembung, dan ibu hamil disarankan memasaknya terlebih dahulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Serat: Melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.
- Vitamin C & Antioksidan: Melawan radikal bebas, mencegah kanker, dan mengurangi peradangan.
- Vitamin K: Membantu pembekuan darah dan penyembuhan luka.
- Kalium: Membantu mengontrol tekanan darah.
- Anti-inflamasi: Senyawa seperti sulforaphane membantu meredakan peradangan.
Mengkonsumsi kubis baik untuk kesehatan. Kandungan antioksidan dapat menurunkan tekanan darah dan memperbaiki kerusakan pembuluh darah. Kubis juga mengandung nutrisi membantu aliran darah ke otak.
Hal yang perlu diperhatikan:
Meskipun bermanfaat, konsumsi berlebihan bisa menyebabkan perut kembung, dan ibu hamil disarankan memasaknya terlebih dahulu.
Untuk informasi, mengonsumsi kubis berlebihan bisa menyebabkan perut kembung dan mual. Untuk ibu hamil, disarankan dimasak terlebih dahulu dan tidak berlebihan.
Kecamatan penghasil kubis atau kol di Sukabumi
Dua kecamatan menunjukkan produksi kubis atau kol tertinggi di Sukabumi, yakni Caringin di posisi 1 dengan 25.425 kuintal di posisi pertama, dan Gegerbitung menghasilkan 17.267,34 kuintal pada 2015.
- Purabaya: 20 kuintal
- Cisolok: 130 kuintal
- Ciambar: 350 kuintal
- Sukalarang: 660 kuintal
- Sukabumi: 1.039,80 kuintal
- Kadudampit: 2.525 kuintal
- Sukaraja: 3.858 kuintal
- Gegerbitung: 17.267,34 kuintal
- Caringin: 25.425 kuintal
Dengan demikian, pada 2025 produksi kubis di Sukabumi total sebanyak 51.275,14 kuintal atau 5.127,514 ton.









