Kenali bahaya menahan pipis, terutama bagi perempuan

- Redaksi

Minggu, 22 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seorang perempuan menahan pipis - sukabumiheadline.com

Ilustrasi seorang perempuan menahan pipis - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Bagi Anda yang suka menahan pipis, jangan anggap sepele. Ternyata kebiasaan tersebut bisa mengundang petaka bagi kesehatan tubuh. Terlebih bagi yang sering bepergian jauh seperti mudik dan lainnya, sebaiknya jangan suka menunda kebiasaan ini.

Seperti dikutip dari detik.com, Spesialis urologi Prof Dr dr Nur Rasyid, SpU(K) mengingatkan kebiasaan menahan buang air kecil dapat berimbas ke masalah kesehatan. Apalagi perempuan yang lebih rentan jika menahan buang air kecil.

Nur Rasyid mengingatkan untuk sebisa mungkin tidak menahan keinginan buang air kecil. Jika kebiasaan ini dilakukan terus-menerus, risiko terkena infeksi saluran kemih (ISK) bisa meningkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlebih perempuan, kata dia, merupakan kelompok yang lebih rentan mengalami infeksi saluran kemih. Hal ini berkaitan dengan anatomi tubuh perempuan yang memiliki uretra lebih pendek dibandingkan laki-laki, sehingga bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih.

Secara umum, urine yang tertahan terlalu lama di kandung kemih juga dapat meningkatkan risiko infeksi, terlebih jika urine tersebut mengandung bakteri. Bakteri tersebut dapat terus berkembang biak jika tidak segera dikeluarkan dari tubuh.

“Kapasitas (kandung kemih) itu misalnya 400, karena perjalanan kita tahan kencing sampai 600 gitu. Pada saat kencing, kandung kencingnya jadi nggak kuat memompanya. Karena nggak kuat, waktu keluar akhirnya ada sisa kencing di kandung kencing. Sisa kencing ini yang bisa membuat infeksi,” kata Prof Rasyid.

“Kalau selalu ada sisa kencing, itu kan kayak tempat mengeram yang subur jadinya. Tapi kalau dia kencing terus habis semua, kan kumannya keluar semua,” tambahnya.

Ia menambahkan, kebiasaan menahan kencing sebaiknya tidak dilakukan, baik saat perjalanan mudik maupun dalam aktivitas sehari-hari. Jika dilakukan secara terus-menerus dalam jangka panjang, kebiasaan ini bahkan dapat memicu terbentuknya batu di kandung kemih.

Beberapa gejala batu kandung kemih yang perlu diwaspadai antara lain nyeri saat buang air kecil, perubahan warna urine, hingga kesulitan buang air kecil atau anyang-anyangan.

“Kalau nahan kencing secara kronis, artinya sering bisa juga memicu masalah batu, tapi di kandung kencing, bukan di ginjal,” pungkasnya.

Berita Terkait

Mengenal Pusat Kesehatan Hewan dan daftar lengkap Puskeswan di Sukabumi
Gen Z Sukabumi akui mulai alami brainrot epidemic, apa sih pemicunya?
5 ciri teman harus dijauhi dan 7 tanda sahabat yang baik menurut Islam
Banyak tikus di rumah? Waspada Virus Hanta picu demam berdarah hingga ginjal
Waspada! Ini daftar 11 penyakit mematikan, ada stroke, sirosis dan TBC
Ini lho kandungan gizi ikan sapu-sapu, favorit warga Brasil, diperdebatkan di Indonesia
Jumlah panti dan penghuni menurut jenis panti di Sukabumi
Cari tahu apakah si dia menghargai pasangan dengan 5 sikap ini

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:55 WIB

Mengenal Pusat Kesehatan Hewan dan daftar lengkap Puskeswan di Sukabumi

Senin, 18 Mei 2026 - 21:40 WIB

Gen Z Sukabumi akui mulai alami brainrot epidemic, apa sih pemicunya?

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:07 WIB

5 ciri teman harus dijauhi dan 7 tanda sahabat yang baik menurut Islam

Senin, 11 Mei 2026 - 21:25 WIB

Banyak tikus di rumah? Waspada Virus Hanta picu demam berdarah hingga ginjal

Senin, 4 Mei 2026 - 01:52 WIB

Waspada! Ini daftar 11 penyakit mematikan, ada stroke, sirosis dan TBC

Berita Terbaru

Chery iCar V23 - Chery

Otomotif

Chery iCar V23 dijual segini di Indonesia, cek spesifikasinya

Senin, 25 Mei 2026 - 06:00 WIB