sukabumiheadline.com – Batik Lokatmala memperkenalkan motif Rereng Waktu di peringatan Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi pada 1 April 2026 lalu. Rereng Waktu memiliki nilai filosofi mendalam yang merepresentasikan kesabaran dalam sebuah penantian panjang menuju ninggang mangsa.
Dalam momen tersebut owner Batik Lokatmala, Fonna Melania, menampilkan batik karyanya dalam penampilan pangsi dilengkapi bendo, dodot, dan benggol untuk pria, serta kebaya lukis dengan sinjang, selendang motif Rereng Waktu, dan bros.
“Motif Rereng Waktu dari Batik Lokatmala melambangkan ketepatan waktu dan transformasi diri,” jelas Fonna kepada sukabumiheadline.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Secara visual, motif ini menampilkan bentuk jam pasir yang disusun diagonal (rereng), menggambarkan siklus kehidupan yang adil dan tak terhindarkan,” imbuhnya.
Sedangkan, dua rongga jam pasir merepresentasikan masa penantian (bagian atas) sebelum pencapaian (bagian bawah), sementara susunan rereng menandakan dinamika hidup yang terus bergerak menuju perbaikan.
“Setiap elemen visualnya mengandung pesan tentang kesabaran dan ikhtiar. Bagian atas jam pasir melambangkan proses penantian yang selaras dengan ungkapan Sunda cunduk waktu (tiba waktunya),” paparnya.

Ketika pasir berkumpul di bawah, hal itu memvisualisasikan ninggang mangsa atau menemukan saat yang tepat, ketika usaha dan kesabaran membuahkan hasil.
“Motif ini menumbuhkan optimisme bahwa setiap proses akan mencapai puncaknya pada waktu yang tepat,” jelas Fonna.
Lebih jauh, Fonna menjelaskan, Rereng Waktu memadukan kearifan lokal Sunda dengan semangat progresif masa kini.
“Sebagai penanda visual ungkapan cunduk waktu ninggang mangsa, motif ini mengingatkan pemakainya bahwa ia telah melalui proses dan kini berada pada momen penting,” jelas Fonna.
Filosofi tersebut, jelas dia, berpuncak pada ayeuna (sekarang), sebagai ajakan untuk bertindak dan melakukan perubahan.
‘Dengan demikian, motif ini bukan sekadar hiasan, melainkan simbol momentum untuk memanfaatkan waktu saat ini demi transformasi menuju kebaikan,” pungkasnya.
Batik Lokatmala
Untuk informasi, Batik Lokatmala merupakan rumah produksi, pengembangan hingga pemasaran batik yang didirikan oleh Fonna Melania pada 2010, di Jalan Kenari No. 20 Z, RT 004/004, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Baca selengkapnya: Nalungtik: The Journey of Beautiful Motifs Batik Lokatmala Sukabumi









