Pembelaan Komite Wasit PSSI soal dua gol kontroversial Dewa United ke gawang Persib

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Dua gol Dewa United ke gawang Persib Bandung dalam laga Super League 2025/2026 pekan ke-28, menuai polemik. Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, merespons dua gol dalam pertandingan yang digelar Senin (20/4/2026) di Stadion Internasional Banten tersebut.

“Mereka (wasit) berusaha sebaik mungkin untuk mengambil posisi, lalu melihat situasinya. Jika mereka yakin bahwa itu (bola) keluar, mereka harus memberi sinyal,” kata Yoshimi Ogawa, Jumat (23/4/2025).

“Namun, jika mereka tidak yakin, mereka harus mempertahankannya (permainan dilanjutkan), tetap pada keputusan mereka sendiri. Kemudian, kita (VAR) akan memeriksanya dan (Pada momen itu) kita (VAR) tidak dapat menemukan bukti 100 persen (bola sudah) keluar atau masuk.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika 100 persen (akurat), mereka (VAR) akan memberikan rekomendasi. Tetapi jika mereka tidak memiliki cukup bukti, keputusan awal harus dibuat,” tambahnya.

“Kami berbicara berdasarkan fakta di lapangan, bukan untuk menutup-nutupi kesalahan wasit yang bertugas,” tegas Ogawa.

Seperti diketahui, laga Dewa United vs Persib Bandung diwarnai kontroversi. Duel pekan kedua tim menghadirkan drama mulai dari bola diduga sudah keluar lapangan hingga penganuliran gol lewat VAR.

Hasil akhir, kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2. Dewa United sempat unggul dua gol lebih dulu sebelum akhirnya disamakan Persib.

Tuan rumah membuka keunggulan lewat Alex Martins pada menit ke-24. Gol ini menjadi sorotan karena dalam prosesnya bola diduga sudah keluar lapangan sebelum Alexis Messidoro mengirim umpan silang.

Dari tayangan ulang, bola tampak telah melewati garis lapangan. Namun, keterbatasan sudut kamera membuat VAR tetap mengesahkan gol tersebut.

Dewa mencetak gol kedua lewat Ricky Kambuaya pada menit ke-61. Gol ini juga sempat melalui pengecekan VAR karena adanya indikasi handball, namun akhirnya disahkan.

Dalam proses peninjauan VAR tersebut, tensi pertandingan sempat memanas. Alex Martins yang terpancing emosi mendapat dua kartu kuning dan harus meninggalkan lapangan, membuat Dewa bermain dengan 10 orang.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Persib. Thom Haye memperkecil ketertinggalan lewat eksekusi penalti pada menit ke-77, sebelum Andrew Jung menyamakan kedudukan lewat sundulan pada menit ke-86 memanfaatkan umpan silang Eliano Reijnders.

Berita Terkait

Laga wajib menang vs Arema di GBLA atau digusur Borneo, Bojan Hodak: Fokus
Update klasemen sementara Super League 2025/2026 usai Persib draw lawan Dewa United
Lawan Dewa United besok, Bojan Hodak: Mentalitas tim dalam tren positif
Persib tatap hattrick juara, klasemen sementara Super League usai menang 3-2
Daftar skuad Timnas Indonesia di Piala AFF U-17 2026, ada pelajar asal Sukabumi
Resmi, Persib disanksi Rp148 Juta buntut Bobotoh rusuh
Sempat tertinggal, Persib menang 4-1 atas Pemen Padang
Resmi, Frans Putros pemain pertama Persib tampil di Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 03:51 WIB

Pembelaan Komite Wasit PSSI soal dua gol kontroversial Dewa United ke gawang Persib

Rabu, 22 April 2026 - 23:07 WIB

Laga wajib menang vs Arema di GBLA atau digusur Borneo, Bojan Hodak: Fokus

Senin, 20 April 2026 - 21:53 WIB

Update klasemen sementara Super League 2025/2026 usai Persib draw lawan Dewa United

Minggu, 19 April 2026 - 16:04 WIB

Lawan Dewa United besok, Bojan Hodak: Mentalitas tim dalam tren positif

Minggu, 12 April 2026 - 21:09 WIB

Persib tatap hattrick juara, klasemen sementara Super League usai menang 3-2

Berita Terbaru

Ilustrasi pasukan perang Persia zaman dulu - sukabumiheadline.com

Khazanah

Mengenal 10 peradaban tertua di dunia, ada Italia di Eropa

Jumat, 24 Apr 2026 - 03:30 WIB