sukabumiheadline.com – UNESCO kembali menetapkan 12 Geopark Global baru pada tahun ini. Penetapan oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB tersebut memberikan wisatawan lebih banyak pilihan destinasi yang menawarkan keindahan alam dan sejarah bumi.
Dari 12 kawasan yang dirilis, tersebar di benua Asia hingga Amerika, tepatnya di Tiongkok, Jepang, dan Malaysia hingga Uruguay. Kawasan yang terpilih ini mencakup pegunungan glasial, gua batu kapur, hingga delta bakau yang menyimpan sejarah manusia sejak dua juta tahun lalu.
Situs Geopark Global ini memiliki fungsi yang berbeda dengan World Heritage Site (warisan dunia yang dilindungi). Geopark Global secara khusus memprioritaskan fitur geologis yang ditujukan untuk sektor pariwisata internasional, konservasi, serta perlindungan kawasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah UNESCO ini memperluas sebaran destinasi wisata alam yang diakui secara global. Sebaran lokasi baru ini membentang dari wilayah Asia Timur hingga kawasan Amerika Selatan.
Di Tiongkok, kawasan Changshan dan Gunung Siguniang menjadi lanskap yang menonjol karena menawarkan keindahan alam yang memikat pembaca. Sementara itu, Jepang menghadirkan dataran tinggi Karst Mine-Akiyoshidai yang menyajikan pesona padang rumput dan gua kapur.
Malaysia menyumbang dua situs baru melalui Lenggong dan Delta Sarawak. Kedua tempat tersebut dinilai menarik karena mengintegrasikan keindahan pariwisata alam dengan peninggalan situs budaya.
Daftar tanbahan 12 Geopark Global UNESCO 2026
- Changshan, Tiongkok
- Gunung Siguniang, Tiongkok
- Terres d’Hérault, Prancis
- Nisyros, Yunani
- Joyce Country dan Danau Barat, Irlandia
- Dataran Tinggi Karst Miné-Akiyoshidai, Jepang
- Lenggong, Malaysia
- Delta Sarawak, Malaysia
- Algarvensis, Portugal
- Toratau, Federasi Rusia
- Dahar, Tunisia
- Manantiales Serranos, Uruguay









