Beratnya jadi pedagang di pasar Cicurug Sukabumi, dari mini mal hingga pembeli jatuh dan tewas

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mini mall di dekat pasar tradisional - sukabumiheadline.com

Ilustrasi mini mall di dekat pasar tradisional - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Pedagang di Pasar Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengungkap sejumlah persoalan yang dihadapi. Dari mulai kondisi pasar dan fasilitas pendukungnya, hingga dipaksa bersaing dengan pemodal besar.

Diah (55) salah seorang pedagang pakaian menceritakan beratnya jadi pedagang di pasar tersebut. Ia dan pedagang lainnya dipaksa bersaing dengan mini mal yang berdiri di samping Pasar Cicurug.

“Kios yang paling fatal terdampak yang buka jahitan, toko seragam, toko sepatu. Kalau saya kios pakaian,” kata Diah kepada sukabumiheadline.com, Rabu (20/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa hari lalu, Diah juga mengungkapkan kekesalannya akibat munculnya luapan air dari bawah keramik hingga membanjiri semua kios di blok pakaian.

“Banjir itu sudah hampir 8 bulan kita laporan, nggak ditanggapin terus. Bahkan, pernah saat banjir sampai baju daster dagangan saya satu gawang basah semua, karena air masuk ke dalam,” lanjut Diah.

“Karena lama gak ada tanggapan, akhirnya saya posting di TikTok sambil singgung nama pa Dedi (Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi – red), alhamdulillah sekarang udah di per baiki walau katanya sementara,” ungkapnya.

Diah juga menceritakan, pada 2025 lalu pernah ada tiga pembeli di pasar yang jatuh di tangga. Dua korban merupakan pria dewasa dan mengalami luka akibat tertusuk besi pegangan pagar. Sementara, satu korban lainnya meninggal dunia.

“Yang dua korban, bapak-bapak. Pas jatuh saat pegangan ke besi, besinya udah rusak akhirnya sampai ketusuk besi tangannya. Akhirnya harus dijahit luar dalam. Kita sudah laporan, tapi sampai saat ini belum di betulin,” sesal Diah.

Bahkan, Diah menceritakan peristiwa lebih tragis, ketika seorang anak yang hendak turun tangga di arah toko Berkah, lalu pegangan ke besi-besinya. Namun karena besi sudah rapuh, anak tersebut jatuh hingga tertimpa besi tersebut.

“Jatuh, dan anak nya ikut jatuh tertimpa besi. Langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Medicare, tapi keburu meninggal dunia di jalan,” ungkap Diah.

Bersaing dengan pemodal besar

Selain itu, Diah juga menyoal keberadaan mini mal yang berdiri tepat di samping pasar.

“Kami warga pasar berharap aturan diterapkan di Cicurug bahwa minimal (mini mal) harus berjarak 2000 meter, karena kondisi pedagang pasar di sini sudah menghawatirkan. Sudah banyak toko yang tutup,” keluhnya.

“Karena dampak mini mal yang ada di bibir pintu masuk pasar. Kalau di Cibadak kan ada jarak ya, nah kalau di Cicurug kan di bibir pasar banget,” sesal Diah.

“Waktu kami datang ke gubernur, tahun 2025 sehabis Lebaran, waktu itu pak gubernur langsung telpon bupati, tapi sampai sekarang nggak ada respon dari bupati,” ungkap Diah.

Lebih jauh, Diah berharap ada perbaikan fasilitas, terutama besi pegangan tangan di setiap tangga.

“Maunya besi di setiap tangga cepat diganti biar nggak ada lagi korban, dan yang paling kami harapkan aturan terkait mini mall diterapkan agar kami pedagang kecil tidak terdampak karena harus bersaing dengan pemilik modal besar,” pungkas Diah.

Berita Terkait

Tips & trik A-Z merintis usaha toko pakaian di era belanja online plus konsep promosi dan pemasaran
Dampak Program MBG terhadap produksi 22 jenis sayuran di Sukabumi
Cek keuntungannya, pemerintah: Status driver ojol adalah UMKM, bukan pegawai
Sukabumi juara 3, daftar kota dan kabupaten yang warganya paling kreatif
Harga plastik tak kunjung turun, pelaku UMKM Sukabumi menangis
Amran ingin penghasilan petani kopi setara menteri, berapa produksi di Sukabumi?
1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi
Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Tips & trik A-Z merintis usaha toko pakaian di era belanja online plus konsep promosi dan pemasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:13 WIB

Dampak Program MBG terhadap produksi 22 jenis sayuran di Sukabumi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Cek keuntungannya, pemerintah: Status driver ojol adalah UMKM, bukan pegawai

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Sukabumi juara 3, daftar kota dan kabupaten yang warganya paling kreatif

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:42 WIB

Harga plastik tak kunjung turun, pelaku UMKM Sukabumi menangis

Berita Terbaru

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Headline

Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:45 WIB

Ilustrasi mahasiswa berkumpul dan diskusi di depan kampus - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Membanding ciri orang dengan frekuensi tinggi dan rendah

Minggu, 23 Agu 2026 - 01:50 WIB