KDM siapkan dua skenario ini perbaiki jalan desa yang rusak

- Redaksi

Rabu, 27 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengeklaim pemerintah provinsi sudah membangun jalan provinsi secara terkoneksi. Dia mencontohkan, pembangunan Jembatan Sodongkopo di Kabupaten Pangandaran yang sudah selesai dan diresmikan pada Selasa (26/5/2026) malam.

“Sampai memasang lampu di Jembatan Sodongkopo,” kata Dedi usai Salat Idul Adha di Masjid Al Hikmah, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Rabu (27/5/2026).

Langkah selanjutnya, pria yang akrab dipanggil KDM itu menjelaskan bakal fokus mengurus lembur atau desa-desa. Menurut dia, orang desa terdepan dalam hal setia kepada negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tapi giliran pembangunan di desa, selalu di urutan terakhir. Harusnya lembur di urus, kota ditata,” ujarnya.

Dia menegaskan, jalan di desa harus bagus. Dedi sudah mempersiapkan skenario pembangunan di desa.

“Pertama, dibangun langsung sama provinsi. Kedua, dibangun sama desa lewat bantuan keuangan desa. Dimulai bertahap,” ujarnya.

Ilustrasi Jalan Desa rusak - sukabumiheadline.com
Ilustrasi Jalan Desa rusak – sukabumiheadline.com

Pemerintah provinsi akan memprioritaskan membangun jalan desa yang rusak parah. Nantinya, jalan mulus ditambah lampu PJU akan ada di tiap jalan desa.

“Ketiga, memperbaiki rumah rakyat miskin. Namun konsepnya harus kembali ke rumah buhun, rumah tradisional. Rumah panggung harus tetap panggung, rumah bilik tetap bilik. Sebab rumah panggung dan bilik punya harkat dan martabat,” katanya.

Hal lain yang menjadi prioritas adalah memperbaiki pendidikan, semua anak di Jawa Barat harus sekolah minimal sampai SMA. Bagi siswa yang tidak mampu, pemerintah menyiapkan sekolah negeri.

“Sekolah negeri free, nggak usah bayar. Bagi siswa tak mampu yang sekolah di sekolah swasta, dibayari sama pemerintah,” kata Dedi.

Berita Terkait

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah
Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL
Membanding 9 kota di Jawa Barat, Sukabumi 1/4 Bekasi, terluas bukan Bandung
Anggaran Rp68 miliar untuk perbaikan jalan rusak di Sukabumi akhirnya melayang
Nyaris 100 ribu! Jawa Barat juara kasus perceraian se-Indonesia, ini kabupaten terbanyak
5 prioritas Jabar di Musrenbang RKPD 2027: Sekolah gratis hingga konektivitas wilayah
KDM ajak Gen Z Jawa Barat nikah sederhana, uang mending buat beli rumah
Soal bayar pajak kendaraan tanpa KTP pemilik lama, Korlantas Polri kunjungi Lembur Pakuan

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:56 WIB

KDM siapkan dua skenario ini perbaiki jalan desa yang rusak

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:51 WIB

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42 WIB

Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL

Kamis, 30 April 2026 - 03:04 WIB

Membanding 9 kota di Jawa Barat, Sukabumi 1/4 Bekasi, terluas bukan Bandung

Sabtu, 25 April 2026 - 01:35 WIB

Anggaran Rp68 miliar untuk perbaikan jalan rusak di Sukabumi akhirnya melayang

Berita Terbaru

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

KDM siapkan dua skenario ini perbaiki jalan desa yang rusak

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:56 WIB