Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi aksi pengeroyokan oleh massa - sukabumiheadline.com

Ilustrasi aksi pengeroyokan oleh massa - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Aksi main hakim sendiri kembali menelan korban jiwa. AY (24), pemuda asal Kampung Nagrak, Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja, dan AG (24) warga Kampung Bunisari, Desa Langensari, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi,

Diketahui, peristiwa terjadi di Kampung Cikaret RT 003/002, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukaraja, pada Kamis (9/7/2026) lalu, sekira pukul 20.00 WIB.

Akibatnya, AY harus meregang nyawa mengenaskan setelah menjadi korban pengeroyokan. Sedangkan AG, mengalami luka-luka juga akibat mengalami pengeroyokan. Baca selengkapnya: Pria Sukabumi tewas dikeroyok 6 orang, begini kronologinya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi kemudian mengamankan enam orang pelaku. Dari pengakuan para terduga pelaku, peristiwa tragis itu dipicu oleh kemarahan setelah AY dan AG diduga melakukan pencurian di sebuah bengkel, pada Selasa (7/7/2026) dinihari.

Menurut Kapolsek Sukaraja Kompol Aguk Khusaini, AY dan AG diduga mencuri barang di sebuah bengkel hingga pemiliknya mengalami kerugian material sekira Rp5 juta.

“Barang yang diambil dari kejadian pencurian itu berupa peralatan kerja bengkel sama mesin sepeda motor. Kerugian yang dialami pemilik bengkel diperkirakan Rp5 juta,” ujar Aguk.

Ilustrasi pengeroyokan - sukabumiheadline.com
Ilustrasi pengeroyokan – sukabumiheadline.com

Nahas bagi para terduga pelaku pencurian, ternyata pemilik bengkel memasang kamera CCTV di bengkelnya, sehingga aksi pencurian tersebut terekam jelas oleh kamera.

Selanjutnya, berbekal rekaman CCTV, pemilik bengkel melacak keberadaan AY dan AG hingga ke Kampung Cikaret, Desa Sukamekar, pada Kamis (9/7/2026) malam untuk melakukan klarifikasi.

Namun setelah kedua pelaku mengakui perbuatannya, situasi menjadi berubah ricuh. “Setelah diinterogasi, ada pengakuan dari mereka, dan seketika terjadilah kejadian penganiayaan tersebut,” jelas Aguk.

Alhasil, amukan keenam terduga pelaku mengakibatkan AY mengalami luka parah di bagian kepala. AY sempat menjalani perawatan medis di RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi, sebelum akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (11/7/2026).

Sementara itu, AG, harus menjalani perawatan intensif akibat luka serius di tubuhnya. Baca selengkapnya: Pria Sukabumi tewas dikeroyok 6 orang, begini kronologinya

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026
Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL
Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:37 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Selasa, 15 September 2026 - 17:59 WIB

Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Berita Terbaru

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi tentang Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Dana Cadangan Pilbup 2029 - Humas Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:37 WIB