Viral! Biker terciduk menyimpan bra di bawah jok motor, anti-maling?

- Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Sebuah momen kocak yang terjadi di sebuah SPBU viral di media sosial setelah memperlihatkan kejadian tak terduga saat seorang pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar.

Dalam video yang beredar, pria tersebut tampak berhenti di depan dispenser BBM dan bersiap membuka jok motor matiknya, seperti yang biasa dilakukan untuk mengakses lubang pengisian tangki.

Namun, begitu jok terangkat, perhatian orang-orang di sekitar langsung tertuju pada sebuah benda yang menempel di bagian bawah jok. Bukan jas hujan, dompet, atau perlengkapan berkendara lainnya, melainkan sehelai celana dalam wanita berwarna ungu yang tampak terselip dan ikut terlihat jelas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyadari barang tersebut mendadak “mejeng” di hadapan petugas SPBU dan pengendara lain yang sedang mengantre, pria itu langsung tersenyum malu. Dengan gerakan cepat, ia segera melepas dan menyembunyikan celana dalam tersebut agar tak lagi menjadi pusat perhatian.

Momen singkat itu sontak mengundang gelak tawa orang-orang yang berada di lokasi. Rekaman videonya pun ramai beredar di media sosial dan memancing beragam komentar lucu dari warganet yang mengaku terhibur dengan kejadian tak terduga tersebut.

Hanya mitos

Penggunaan bra (pakaian dalam wanita) sebagai penangkal atau “jimat” untuk mencegah maling motor hanyalah cerita mistis dan takhayul belaka. Secara logika dan keamanan, benda tersebut tidak memiliki fungsi untuk mengamankan kendaraan, menghalangi pembobolan kunci, maupun melacak posisi motor Anda.

Jika Anda ingin benar-benar mengamankan motor, tinggalkan mitos tersebut dan gunakan langkah perlindungan yang nyata. Berikut adalah cara-cara yang jauh lebih efektif:

  • Kunci Setang ke Arah Kanan: Ini adalah kebiasaan sederhana yang sangat dianjurkan. Mengunci setang ke kanan terbukti lebih menyulitkan ruang gerak pencuri saat mencoba membobol rumah kunci dibandingkan mengunci ke arah kiri.
  • Pasang Kunci Pengaman Ganda: Gunakan gembok khusus piringan cakram (disc brake lock) atau kunci rem tambahan (grip lock).
  • Gunakan Sistem Alarm dan Keyless: Pastikan fitur keamanan pabrikan seperti Secure Key Shutter (SKS) atau sistem keyless selalu aktif. Anda juga bisa memasang alarm tambahan yang akan berbunyi keras jika motor disentuh atau digeser.

Cabut Komponen Vital (Saat Parkir Lama): Apabila Anda memarkir motor dalam jangka waktu yang cukup lama di tempat sepi, mencabut cangklong busi dapat menjadi alternatif untuk memutus aliran listrik agar mesin tidak bisa dinyalakan.

Gunakan Pelacak GPS: Pasang pelacak (GPS tracker) tersembunyi agar Anda bisa memantau dan melacak keberadaan motor secara langsung melalui ponsel jika terjadi pencurian.

Berita Terkait

Anak Hotman Paris marah ayahnya bela eks Jampidsus: Kebanyakan pencitraan
Tradisi nyeleneh di Desa Kamchatka, tamu bisa tidur bareng istri tuan rumah
Bisnis baru di China, sewakan kantor agar pengangguran bisa pura-pura kerja
Facebook, Instagram dan WhatsApp Web kompak error
Viral, video haru sekelompok pria sambut teman masa kecil bebas dari Lapas Sukabumi
Sony Sonjaya posting pesan ke Kepala BGN baru, netizen: Sempat-sempatnya drama
Twit Gubernur DKI Jakarta yang ikut senang Persib juara diungkit Bobotoh
Gunawan Sadbor Sukabumi beraksi di trotoar, netizen: Bikin malu Jabar dan Sunda

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:28 WIB

Viral! Biker terciduk menyimpan bra di bawah jok motor, anti-maling?

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:51 WIB

Anak Hotman Paris marah ayahnya bela eks Jampidsus: Kebanyakan pencitraan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:24 WIB

Tradisi nyeleneh di Desa Kamchatka, tamu bisa tidur bareng istri tuan rumah

Senin, 13 Juli 2026 - 22:57 WIB

Bisnis baru di China, sewakan kantor agar pengangguran bisa pura-pura kerja

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:49 WIB

Facebook, Instagram dan WhatsApp Web kompak error

Berita Terbaru