Ada oknum bermain di balik utang makan minum dan bunga miliaran Rupiah Pemkot Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 12 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Miris, 4 tahun Pemkot Sukabumi nunggak utang makan minum miliaran Rupiah - Budiyanto

Miris, 4 tahun Pemkot Sukabumi nunggak utang makan minum miliaran Rupiah - Budiyanto

sukabumiheadline.com – Sejumlah pengusaha pengadaan makanan dan minuman (mamin) serta bunga menggelar demonstrasi di Balai Kota Sukabumi, Jalan R Syamsuddin, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (11/6/2024).

Massa menuntut Pemkot Sukabumi untuk segera melunasi utang sebesar miliaran Rupiah kepada pengusaha Mamin di Kota Sukabumi.

Massa juga mengungkap permainan sejumlah oknum hingga menimbulkan kerugian bagi mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inspektorat lakukan audit investigasi

Kepala Inspektorat Kota Sukabumi Een Rukmini menuturkan terkait permasalahan yang disampaikan massa pengunjuk rasa sesuai perintah pimpinan telah melakukan audit investigasi pada Juli sampai Agustus 2023.

“Pihak-pihak terkait sudah kami mintai keterangan dan memang hasilnya memang tidak ada bahwa kami ini menerima bukti bahwa itu digunakan oleh pemerintah daerah,” kata Een selesai menerima demonstran di depan Balai Kota Sukabumi, Selasa.

“Bukti itu kan harus ada Surat Perintah Kerja (SPJ) dan itu tidak bisa diperlihatkan kepada kami, saat itu kami menyimpulkan hasil audit itu bahwa tidak ada pemda ini hutang kepada para pihak,” sambung dia.

Terkait ada oknum ASN, Een mengatakan pihak Inspektorat sudah rekomendasikan untuk penjatuhan hukuman disiplin sesuai dengan kepegawaian. Juga sudah disampaikan kepada Wali Kota dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kota Sukabumi

“Hukuman disiplin itu kan ada berat, sedang dan ringan. Untuk yang ini kami hanya mengajukan bahwa orang ini harus dikenakan sangsi disiplin,” tambah dia.

“Nanti kategorinya itu berdasarkan PP 94 tentang disiplin pegawai itu memenuhi yang mana,” kata Een.

Selesai menggelar demontrasi di depan Balai Kota Sukabumi, massa langsung melanjutkan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi dan Polres Sukabumi Kota. Demontrasi mendapatkan pengawalan dan pengamanan puluhan anggota Polres Sukabumi Kota.

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, para pengusaha yang melakukan unjuk rasa menuntut kepada Humas dan Protokoler (Humpro) Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi untuk membayar hutang sebesar Rp1,8 milyar terkait pengadaan makanan dan minuman (mamin) anggaran 2019, dan 2020.

Adapun, rincian utang Pemkot Sukabumi bisa dibaca di: Miris, 4 tahun Pemkot Sukabumi nunggak utang makan minum miliaran Rupiah

Berita Terkait

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Berita Terbaru

Gaya busana era 80an hingga 90an - Ist

Trend

Intip 5 tren gaya busana anak muda Sukabumi era 80-90an

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:32 WIB

Ilustrasi calon pekerja migran atau tenaga kerja wanita antre naik pesawat - sukabumiheadline.com

Sukabumi

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Rabu, 29 Jul 2026 - 23:18 WIB