sukabumiheadline.com l Setiap suku di berbagai belahan dunia tentunya memiliki budaya dan adat istiadat tersendiri. Bahkan, hal itu menjadi kekhasan sekaligus pembeda antara satu suku dengan suku lainnya.
Namun, suku Eskimo yang hidup di Siberia (Rusia), memiliki tradisi yang bikin geleng-geleng kepala.
Untuk informasi, suku Eskimo terdiri dari kelompok besar yang dibagi menjadi Suku Inuit dan Suku Yupik, mereka mendiami wilayah Siberia (Rusia), Alaska (Amerika Serikat), Kanada, dan Greenland.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tradisi nyeleneh suku ini, adalah kebiasaan saling menitipkan istri kepada teman yang dianggap saudara. Hal itu dilakukan agar para istri tidak kesepian dan aman saat suami pergi berburu.
Suku Eskimo memang dikenal sebagai pemburu yang hebat dan salah satu suku paling kuat di Rusia bahkan dunia.
Bagi suku Eskimo mendiami wilayah salju dan es, tentu saja berburu merupakan rutinitas wajib. Selain daging hewan buruan untuk dimakan, kulitnya pun mereka gunakan untuk bahan busana agar tidak kedinginan.
Itulah yang menjadi alasan suku eskimo tidak merasa kedinginan, sebab pakaian yang mereka kenakan berbeda dengan pakaian pada umumnya. Rata-rata pakaian orang Eskimo dibuat dari kulit hewan salah satunya rusa.
Pakaian dari kulit hewan bisa menghadapi udara dingin sepanjang tahun di Kutub Utara. Selain itu, pakaian dari kulit hewan juga bisa menjaga kehangatan dan mencegah udara masuk ke tubuh terlalu banyak.
Selain memakai jaket tebal dan pakaian yang berasal dari kulit hewan, orang Eskimo juga mengandalkan makanan untuk membuat tubuhnya hangat.
Karenanya, orang Eskimo banyak makan daging bukan hanya karena ketersediaan. Melainkan daging yang dikonsumsi ternyata bisa membantu suhu tubuh orang Eskimo terjaga dalam keadaan hangat.
Tradisi Berbagi Istri kepada Tamu
Yang menarik soal tradisi berhubungan satu sama lain, mereka biasa berbagi makanan dan tolong-menolong.
Tradisi paling nyeleneh, adalah berbagi istri kepada tamu atau teman yang mereka anggap sebagai ‘saudara’.
Bagi mereka, jika seorang suami sedang pergi berburu, maka temannya bisa menggantikannya untuk menemani istrinya yang kesepian.
Karena ada tradisi bertukar istri dengan ‘saudara’ tersebut membuat kejadian istri yang hamil dengan orang lain bukanlah aib.
Bahkan, konon menyambut tamu dengan hidangan tubuh istri memiliki tujuan tersendiri. Hal ini karena berhubungan dengan tamu yang datang tidak lain untuk menghindari hubungan intim sedarah yang tentu saja membahayakan.
Sebab, suku-suku yang mendiami kawasan Rusia pada umumnya sering melakukan hubungan yang melibatkan keluarga.
Untuk menghindari hal itu, makanya desa-desa yang ada di Rusia sering menghidangkan hubungan untuk menyambut tamu yang berkunjung. Karenanya, wanita di sana, akan rela berhubungan badan dengan tamu yang datang, siapa pun itu.
Lucunya lagi, poligami di kalangan masyarakat Eskimo bukan masalah karena sejak dulu poligami menjadi simbol kekayaan dan kesejahteraan.
Selain itu, pasangan muda-mudi atau calon istri atau calon suami, juga bisa hidup bersama sebelum menikah. Bahkan, mereka dapat melakukan hubungan seks dengan calon istrinya sebagai pembuktian kejantanan pria kepada keluarga calon mempelai wanita.