Akhir Pekan Murah Meriah ke Cikujang Sukabumi, Menikmati Indah Situ Cikubang

- Redaksi

Jumat, 25 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situ Cikubang di Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. l Muhammad Fikri

Situ Cikubang di Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. l Muhammad Fikri

sukabumiheadline.com l Akhir pekan telah tiba. Keluarga Sukabumi yang tidak memiliki rencana liburan jauh karena berbagai alasan, tentunya suntuk jika menghabiskan hari libur pekan ini dengan berdiam diri di rumah.

Setelah menjalani rutinitas harian, tidak ada salahnya mencari tempat berlibur yang cocok untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga tercinta. Namun, tentunya perlu diperhatikan juga biaya yang harus dikeluarkan karena liburan ini sudah memasuk masa tenggang isi dompet alias akhir bulan.

Untuk Anda yang ingin mencari liburan murah meriah di wilayah utara Kabupaten Sukabumi, Situ Cikubang bisa menjadi alternatif. Selain karena situnya yang masih terbang alam juga memiliki pemandangan alam yang indah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situ Cikubang yang terletak di Kampung Kutamaneuh, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, lebih dikenal sebagai salah satu spot memancing yang menantang. Terlebih setelah beberapa waktu lalu warga dikejutkan dengan penangkapan ikan mas raksasa. Hal itu dibenarkan salah seorang warga, Abdul Fikri. Menurut pria berusia 34 tahun itu, Situ Cikubang terbilang masih alami, karenanya banyak ikan di dalamnya.

“Ada berbagai jenis ikan bisa dipancing, seperti lele, nila dan gabus,” ujar Fikri kepada sukabumiheadline.com, Sabtu (19/3/2022) lalu.

situu naskah
Situ Cikubang. l Abdul Fikri

Karenanya, Fikri merekomendasikan Situ Cikubang sebagai destinasi wisata alam alternatif sekaligus spot memancing bagi para pehobi mengail ikan.

“Sudah beberapa kali warga yang memancing di sana dapat ikan mas ukuran besar. Meski, tidak sering. Biasanya dapat ikan nila dan lele,” sambungnya.

Kealamian Situ Cikubang bisa dilihat dari foto-foto pilihan redaksi, dimana kondisi di sekitar situ masih banyak ditumbuhi semak dan ilalang

“Situ Kubang sekarang masih alami, belum ada pengelolaan dari pihak manapun. Kami justru ingin ada pengelolaan, karena kalau ditata pasti menarik,” kata Fikri.

Diberitakan sebelumnya, salah seorang warga Cikujang, bernama Cecep (40), berhasil menangkap ikan mas berukuran besar di Situ Cikubang dengan cara dipancing, Senin (7/3/2022) lalu, sekira pukul 15.00 WIB.

Ikan itu disebut sebagai ikan raksasa, ukurannya berkali-kali lipat lebih besar dari ukuran ikan mas pada umumnya dan memiliki berat 14 kilogram. Cerita keberhasilan Cecep menangkap ikan raksasa ini viral di media sosial setelah diunggah warganet.

Kabar keberhasilan Cecep memancing ikan mas raksasa, kemudian diunggah Abdul Fikri (34) ke media sosial Facebook. Unggahan Fikri tersebut kemudian direspons banyak warganet dan viral.

Berita Terkait

GNW: Sukabumi kehilangan 160 ha hutan primer basah dalam 4 tahun
Mudik nyaman & on time, ini 5 shuttle bus Jakarta-Sukabumi plus tarif dan jadwal
Bakso Tjendana 88 Sukabumi, menjual kuliner sekaligus suasana
Ingin tampil cantik dan fresh? Pilih 10 model rambut pendek wanita ini untuk referensi
Surga tersembunyi di Tegalbuleud Sukabumi, lupakan Palabuhanratu dan Ujunggenteng
Alumni Unpad, artis asal Sukabumi bagikan perjalanan karier ke mahasiswa baru
Profil Zahran dan Salma, wakil Kota Sukabumi di Grand Final Pasanggiri Moka Jawa Barat 2026
EQUIL dan AQUA dari Sukabumi cetek! Ini 5 AMDK termahal di dunia, Rp1,5 miliar/liter

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:26 WIB

GNW: Sukabumi kehilangan 160 ha hutan primer basah dalam 4 tahun

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:47 WIB

Mudik nyaman & on time, ini 5 shuttle bus Jakarta-Sukabumi plus tarif dan jadwal

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:18 WIB

Bakso Tjendana 88 Sukabumi, menjual kuliner sekaligus suasana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Ingin tampil cantik dan fresh? Pilih 10 model rambut pendek wanita ini untuk referensi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:27 WIB

Surga tersembunyi di Tegalbuleud Sukabumi, lupakan Palabuhanratu dan Ujunggenteng

Berita Terbaru

Kawasan hutan primer (hijau) dan kawasan tutupan hutan yang hilang (pink) - GNW

Lingkungan

GNW: Sukabumi kehilangan 160 ha hutan primer basah dalam 4 tahun

Minggu, 16 Agu 2026 - 02:26 WIB

Ilustrasi Prabowo Subianto - sukabumiheadline.com

Nasional

Revisi UU, Prabowo mau izinkan kewarganegaraan ganda

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:00 WIB