Alphard Tabrak Rumah dan Terguling di Kalapanunggal Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 7 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toyota Alphard Tabrak rumah di Kalapanunggal. l Istimewa

Toyota Alphard Tabrak rumah di Kalapanunggal. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l KALAPANUNGGAL – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Kampung Manglad RT 12/05, Desa Kalapanunggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (6/7/2022) malam.

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, minibus jenis Toyota Alphard warna hitam dengan nomor polisi B 8837 JZ tetiba menabrak sebuah rumah lalu terguling di jalan.

Salah seorang warga, Yuyun Yulianti (47) menduga pengemudi Alphard mengantuk sehingga kehilangan kendali atas kendaraannya.

Diketahui, mobil nahas tersebut dikendarai oleh Ujang, melaju dari arah Kalapanunggal menuju Kampung Cibojong. Selain sopir, juga terdapat seorang anak.

“Kayaknya sih ngantuk. Atau gimana, saya juga tidak tahu persis kronologi kejadiannya,” kata dia melalui aplikasi perpesanan.

Menurutnya, warga awalnya dikagetkan suara mirip ledakan keras. Diketahui kemudian, sebuah mobil menabrak rumah milik Imam (alm. H. Deden), lalu terguling di jalan.

Baca Juga :  Bukan Narkoba, Tiga Warga Tipar Sukabumi Dibekuk Polisi Gegara Ini

Akibatnya, bagian depan rumah hancur, terutama di bagian pagar dan plafon teras juga ambruk.

“Yang punya rumah juga udah pada tidur. Jadi gak tahu kejadiannya gimana, kok mobil bisa nabrak bagian depan rumahnya, sampai hancur” tambah dia.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sopir yang mengalami luka langsung dilarikan ke klinik terdekat. Sementara, anak yang turut dalam mobil tersebut tidak mengalami luka.

Berita Terkait

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi
Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127
Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:15 WIB

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:57 WIB

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Berita Terbaru

Ilustrasi Singapura - sukabumiheadline.com

Internasional

Gaji TKI di Singapura kini naik jadi Rp79 juta/bulan

Kamis, 12 Feb 2026 - 20:59 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131