Bebek Mandi Sambal, Menu Pas Makan Malam di Parungkuda Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 9 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu Bebek Mandi, Parungkuda. l Fery Heryadi

Menu Bebek Mandi, Parungkuda. l Fery Heryadi

SUKABUMIHEADLINE.com I PARUNGKUDA – Jika orang Bali mempersembahkan daging bebek yang suci untuk dewa. Warga Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi ini justru menjadikan menu kuliner yang rasanya bikin ketagihan bagi siapapun yang pernah menikmatinya.

Kompor panjang terdiri dari tiga tungku, katel penggorengan, dan panci seolah tak pernah berhenti digunakan untuk memuaskan para pelanggan menu Bebek Mandi (mandi sambal pedas).

Tempat jualan menu Bebek Mandi ini memang kaki lima, tapi kedai ini menyajikan beragam menu yang bisa dipilih sesuai selera. Ada bebek goreng atau bakar, ayam kampung goreng dan bakar, hingga sup daging sapi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menu Bebek Mandi memang terbilang favorit di sini, tapi kalau telat datang dan kehabisan, masih bisa memilih ayam kampung,“ kata si penjual, Zaenal Arifin (27) kepada sukabumiheadline.com, Jumat (8/102/021) malam.

Jika memilih menu Bebek Mandi dibakar, kata Zaenal, sambalnya dipisah, tapi kalau memilih digoreng, nah daging bebek atau ayam kampungnya dicampur dengan cara disiram sambal, sehingga rasa sambalnya lebih meresap ke dalam daging.

Aroma gurih bebek atau ayam kampung dan sambalnya seketika bertebaran ke mana-mana mengabarkan kisah kelezatannya, menyentuh hidung-hidung orang yang sedang lapar.

“Harga Bebek Mandi per porsi plus nasi dan lalapan dijual seharga Rp25 ribu,“ tambah dia.

Selain menu bebek, di kedai kaki lima yang berada di seberang Pasar Parungkuda tersebut, juga tersedia menu serba ayam.

Berita Terkait

Mitos dan cerita menyedihkan di balik keindahan Situ Batu Karut Sukabumi
Lupakan KA Jaka Lalana Jakarta-Sukabumi, Nusantara Explorer Sleeper Train meluncur
Prabowo bentuk lembaga baru lagi, Universitas Republik Indonesia, ini tugasnya
Kenapa Lamine Yamal dan Keyne secara fisik berbeda?
Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi
Nomor 5 wanita Sukabumi, daftar artis punya gelar bangsawan Solo
Meskipun enak, kandungan gizi telur asin rendah
Gagal masuk negeri? Ini 20 universitas terbaik di Bandung versi EduRank 2026

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:20 WIB

Mitos dan cerita menyedihkan di balik keindahan Situ Batu Karut Sukabumi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:13 WIB

Lupakan KA Jaka Lalana Jakarta-Sukabumi, Nusantara Explorer Sleeper Train meluncur

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:08 WIB

Prabowo bentuk lembaga baru lagi, Universitas Republik Indonesia, ini tugasnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:19 WIB

Kenapa Lamine Yamal dan Keyne secara fisik berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:01 WIB

Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB

Ilustrasi seorang warga miskin menjadi terdakwa di pengadilan - sukabumiheadline.com

Hukum

Hukum di Indonesia seperti golok, Mantan Ketua MK: Suram

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:40 WIB

Sukabumi

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:58 WIB