BEM UI: Wapres Hanya Pajangan

- Redaksi

Jumat, 28 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maruf Amin. l Ilustrasi: Feryawi Heryadi

Maruf Amin. l Ilustrasi: Feryawi Heryadi

SUKABUMIHEADLINE.com l Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mengkritik kepemimpinan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang sekadar jadi simbol dan pajangan di depan kelas-kelas sekolah dasar dalam masa tiga tahun kepemimpinannya.

Ditambah lagi seorang Wakil Presiden yang tugasnya tidak lebih dari sebagai simbol dan pajangan di depan kelas-kelas sekolah dasar,” cuit BEM UI dalam akun Twitternya @BEMUI_Official.

BEM UI turut mengunggah video animasi berdurasi 16 detik di Twitter. Mereka memvisualisasikan Jokowi dengan hidung yang memanjang seperti tokoh Pinokio. Sementara Ma’aruf berada di belakang dan memegang erat pundak Jokowi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BEM UI juga menyertakan tagar #cukupsudah : kami lelah. Keduanya divisualisasikan lengkap dengan tulisan ‘Kerja Kerja Kerja Tapi Sia-sia‘.

Baca Juga :  Netizen Sebut Ma'ruf Amin Wapres Tak Ada Gunanya Gara-gara Bicara BBM Bukan Naik, tapi...

BEM UI menilai Jokowi tak pernah peduli terhadap suara rakyat yang memilihnya menjadi kepala negara, justru hanya memperburuk kehidupan rakyat.

Jokowi adalah contoh baik bagi kita tentang seorang Presiden yang dipilih dengan suara rakyat, tetapi tidak pernah menunjukan keberpihakannya pada rakyat dan sering memperburuk sendi-sendi kehidupan rakyat,” tulis BEM UI.

BEM UI menilai berbagai janji manis yang diucapkan oleh Jokowi dan Ma’ruf Amin ketika kampanye hanya jadi angin lalu demi memuluskan jalan menuju kekuasaan. Namun, tak pernah terealisasi maksimal.

Baca Juga :  Gerakan Shalat Dijadikan Lelucon, Ma'ruf Amin Minta Ketum PAN Jangan Kayak Anak-anak

Mereka mengklaim hingga kini tidak ada satu pun janji politik keduanya yang terpenuhi dengan sempurna.

Lebih dari setengah masa jabatan Jokowi-Ma’ruf Amin telah berjalan, tetapi tak ada satupun janji-janji politik yang terpenuhi sempurna,” cuit BEM UI.

“Bagaimana mungkin kita menuju kemajuan jika negara ini dipimpin oleh pendusta dan sebuah foto pajangan?” tambah mereka.

Sejauh ini belum ada pernyataan dari Istana, Presiden Jokowi maupun Wapres Maruf Amin terkait kritik dari BEM UI tersebut. CNNIndonesia.com juga sudah menghubungi Staf Khusus Wapres, Masduki Baidlowi namun yang bersangkutan belum merespons kritik tersebut.

Jokowi-Ma’ruf Amin memasuki tiga tahun masa jabatan kepemimpinannya pada pada Kamis 20 Oktober 2022 lalu. Jokowi-Ma’ruf terpilih sebagai presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019 lalu mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Berita Terkait

Sosiolog UI ajak hukum partai politik yang berkhianat, bisu dan tuli terhadap suara rakyat
Didirikan Anies Baswedan, ini susunan pengurus Ormas Gerakan Rakyat
Profil, agama dan biodata Andreas, pengusaha jadi Wakil Bupati Sukabumi
Temuan tulang belulang manusia gegerkan warga Pabuaran Sukabumi, begini wujudnya
MK tolak gugatan Iyos-Zainul, Asep Japar-Andreas sah Cabup/Cawabup Sukabumi terpilih
PHPU Bupati Sukabumi, di MK Iyos-Zainul ungkit dugaan penggelembungan suara 469 TPS
Cabup/Cawabup Sukabumi terpilih Asep Japar-Andreas batal dilantik 6 Februari 2025
Kenali 50 Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi 2024-2029 menurut dapil, asal parpol dan suara

Berita Terkait

Sabtu, 29 Maret 2025 - 13:00 WIB

Sosiolog UI ajak hukum partai politik yang berkhianat, bisu dan tuli terhadap suara rakyat

Jumat, 28 Februari 2025 - 18:42 WIB

Didirikan Anies Baswedan, ini susunan pengurus Ormas Gerakan Rakyat

Sabtu, 22 Februari 2025 - 00:55 WIB

Profil, agama dan biodata Andreas, pengusaha jadi Wakil Bupati Sukabumi

Minggu, 9 Februari 2025 - 21:26 WIB

Temuan tulang belulang manusia gegerkan warga Pabuaran Sukabumi, begini wujudnya

Kamis, 6 Februari 2025 - 00:01 WIB

MK tolak gugatan Iyos-Zainul, Asep Japar-Andreas sah Cabup/Cawabup Sukabumi terpilih

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB