Besok Reni wanita Sukabumi korban perdagangan orang kembali ke Tanah Air

- Redaksi

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KJRI Guangzhou selamatkan Reni Rahmawati, wanita Sukabumi korban nikah paksa di China - Ist

KJRI Guangzhou selamatkan Reni Rahmawati, wanita Sukabumi korban nikah paksa di China - Ist

sukabumiheadline.com – Reni Rahmawati (RR), wanita asal Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dikabarkan akan pulang ke Tanah Air, Senin (17/11/225). Baca selengkapnya: Polda Jabar akan pulangkan Reni, wanita Sukabumi disekap dan dipaksa nikah di China

Setelah melalui proses panjang, korban TPPO dengan modus pernikahan dengan warga negara China, tersebut akhirnya bisa kembali ke tanah air.

Berita Terkait: Hati-hati info loker di medsos, Reni gadis asal Sukabumi dipaksa menikah lalu disekap di China

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepulangan Reni ke Indonesia disampaikan kuasa hukum keluarga RR, Rangga Suria Danuningrat kepada media.

“Perkembangan yang kami terima, RR akan berangkat pada Senin (17/11/2025) pagi sekira pukul 08.00 waktu setempat,” ungkap Rangga.

Baca Juga :  Kesan Wanita Sukabumi diskusi kebudayaan dengan istri Presiden Perancis, Brigitte Macron

Rangga mengungkapkan kepulangan RR ke Tanah Air dijemput oleh tim dari Polda Jawa Barat. Diketahui, tim dari polda mengim dua personil ke China untuk menjemput Reni.

Berita Terkait: Kronologi Reni asal Sukabumi dipaksa nikah di China, ibunya bertahan hidup dari kuli bungkus kue

Ditambahkan Rangga, penjmeputan korban oleh personel Polda Jabar merupakan langkah penting memastikan keselamatan dan pendampingan hukum.

“Rencananya, RR tiba di Indonesia sekira pukul 22.00 WIB di hari yang sama (Senin),” kata Rangga lagi.

“Dan pihak keluarga sangat senang mendengar kabar ini,” imbuhnya.

Rangga juga menjelaskan setiba di Indonesia, Reni akan menjalani pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat pada keesokan harinya, Selasa (18/11/2025). Baca selengkapnya: Polda Jabar dalami kasus Reni asal Sukabumi dijadikan budak seks di China

Baca Juga :  Mutia Ayu, artis asal Ciracap Sukabumi istri mendiang Glenn Fredly ultah ke-29: Kamu kuat

“Setelah itu dilakukan proses serah terima kepada pihak keluarga,” pungkasnya.

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Reni menjadi korban TPPO ke China. Peristiwa bermula setelah ia menemui dua orang di Cugenang, Kabupaten Cianjur. Sejak itulah Reni dikabarkan tak pernah kembali ke Sukabumi.

Diketahui, dari Cianjur, Reni di bawa ke Bogor dan disekap oleh dua orang sindikat TPPO. Dari Bogor, Reni selanjutnya di bawa ke Jakarta hingga kemudian diterbangkan ke China. Baca selengkapnya: Kronologi Reni, wanita Sukabumi korban nikah paksa di China versi KJRI Guangzhou

Setiba di China, ia ternyata telah dijual oleh kelompok diduga jaringan TPPO seharga Rp200 juta.

Berita Terkait

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:07 WIB

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Berita Terbaru

Internasional

Sarjana banyak jadi pengangguran, Gen-Z AS boikot kuliah

Jumat, 6 Feb 2026 - 09:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131