BlackBerry Resmi Dimatikan Selamanya

- Redaksi

Selasa, 4 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Handphone Blackberry. l Istimewa

Handphone Blackberry. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com | Sistem operasi (OS) BlackBerry resmi mati untuk selamanya. Ponsel dengan papan ketik fisik itu pernah berjaya sebelum dilibas oleh kehadiran iPhone dan Android.

Mulai Selasa (4/1/2021), ponsel BlackBerry tidak dapat melakukan panggilan telepon, mengirim teks, menerima data hingga menghubungi nomor darurat.

Tahun lalu, BlackBerry mengatakan akan suntik mati layanan lawasnya, termasuk dukungan untuk sistem operasinya sendiri seperti perangkat lunak BlackBerry 10 pada awal tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip sukabumiheadlines.com dari Metro, Selasa kemarin, penghentian layanan dan infrastruktur ini juga akan berdampak pada fungsionalitas untuk aplikasi, seperti Enhanced Sim Based Licensing (ESBL) / Identity Based Licensing (IBL), alamat email yang dihosting BlackBerry, dan BlackBerry Link, BlackBerry Desktop Manager, BlackBerry Blend, serta BlackBerry Protect yang memungkinkan user untuk mengunci, menemukan atau menghapus BBOS dari jarak jauh.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pelanggan dan mitra yang sudah setia selama bertahun-tahun. Kami mengundang Anda untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana BlackBerry menyediakan perangkat lunak dan layanan keamanan cerdas untuk perusahaan dan pemerintah di seluruh dunia,” demikian keterangan resmi BlackBerry.

Mereka mengklaim tidak ada dampak pada BlackBerry Protect versi baru yang merupakan solusi keamanan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Versi terakhir dari OS BlackBerry dirilis pada 2013.

Perangkat yang menjalankan BlackBerry 10 akan menjadi ponsel terbaru yang terpengaruh. Sistem operasi ini diluncurkan kembali pada 2013. Sementara BlackBerry 7.1 dan OS tablet PlayBook pada 2011.

Berita Terkait

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah
Sosiolog UI: Tak ada oligarki yang demokratis, pengusaha jadi penguasa tak akan bela rakyat
Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL
Kemnaker siapkan SDM green jobs terampil
Kasus pencabulan pelajar SD, anggota TNI ditetapkan DPO, korban alami depresi
May Day 2026: Ini daftar janji Prabowo soal perlindungan pekerja
Kementerian Imipas: Online scam di Sukabumi diungkap tim intelijen, selective policy ditegakkan
Di Sukabumi Kakorlantas Polri pastikan kawal ribuan buruh peringati May Day ke Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:51 WIB

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:07 WIB

Sosiolog UI: Tak ada oligarki yang demokratis, pengusaha jadi penguasa tak akan bela rakyat

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42 WIB

Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:00 WIB

Kemnaker siapkan SDM green jobs terampil

Senin, 4 Mei 2026 - 21:54 WIB

Kasus pencabulan pelajar SD, anggota TNI ditetapkan DPO, korban alami depresi

Berita Terbaru