Blunder, Dikira Penduduk Gaza Tentara Zionis Tembak Mati 3 Warga Israel

- Redaksi

Sabtu, 16 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Israel yang ditembak mati tentara Zionis. l Istimewa

Warga Israel yang ditembak mati tentara Zionis. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Tentara Israel telah melakukan blunder fatal pada Jumat, yakni menembak mati tiga sandera asal Israel yang ditawan di Gaza karena mengira mereka sebagai musuh.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berduka atas apa yang dia sebut sebagai tragedi yang tak tertahankan.

“Bersama seluruh rakyat Israel, saya menundukkan kepala dalam kesedihan yang mendalam dan berduka atas jatuhnya tiga putra tercinta kami yang disandera. Seluruh Negara Israel berduka malam ini. Pelajaran penting akan diambil,” tulis Netanyahu di media sosial X.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Pertahanan Yoav Gallant juga berduka dan menggambarkan pembunuhan itu sebagai hal yang menyakitkan bagi setiap warga Israel.

Baca Juga :  MUI: Semua Ormas Islam Tolak Kedatangan Timnas Israel

“Kita harus tetap tangguh dan terus melakukan operasi—demi para sandera, warga negara, dan tentara kita,” katanya, seperti dikutip Anadolu, Sabtu (16/12/2023).

Sementara itu, anggota keluarga sandera Israel di Gaza berunjuk rasa pada hari Jumat di dekat Kementerian Pertahanan di Tel Aviv setelah pengumuman kematian ketiga sandera tersebut.

Juru bicara militer Daniel Hagari mengatakan tentara Israel secara keliru membunuh tiga sandera selama pertempuran di Gaza.

Dia menggambarkan kejadian ini sebagai hal yang “tragis” dan mengatakan bahwa militer Israel memikul tanggung jawab.

Baca Juga :  Kesal Terhadap Israel, Rusia Tolak Permintaan Negara Zionis Soal Gangguan GPS

Kelompok Hamas belum mengomentari pengumuman militer Zionis Israel tersebut.

Israel telah membombardir Jalur Gaza dari udara dan darat, melakukan pengepungan dan melakukan serangan darat sebagai pembalasan atas serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober.

Setidaknya 18.800 warga Palestina telah terbunuh dan 51.000 lainnya terluka dalam serangan gencar Israel, menurut otoritas kesehatan Gaza.

Korban tewas Israel dalam serangan Hamas mencapai 1.200 orang, sementara lebih dari 130 sandera masih ditawan oleh kelompok perlawanan Palestina di Gaza, menurut angka resmi militer Zionis.

Berita Terkait

Kisah Alice Guo, warga China jadi wali kota di Filipina hasil palsukan identitas divonis seumur hidup
AS resmi masukan kelompok Islam ini ke dalam daftar organisasi teroris
Lumbung migas terbesar dunia, Presiden Venezuela ditangkap AS karena terlibat narkoba?
Trump tangkap Presiden Venezuela dikecam wali kota Muslim di AS ini
Iran nyatakan perang skala penuh vs Israel dan AS cs, Donald Trump siap
700 lebih perusahaan bangkrut, 800 antre! PHK massal di AS
Arab Saudi dan UEA butuh 1,5 juta lebih pekerja bidang AI
Mohammed Taufiq Johari: Dari Unisba Bandung jadi Menpora Malaysia, magang di Garut, istri WNI

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 02:39 WIB

Kisah Alice Guo, warga China jadi wali kota di Filipina hasil palsukan identitas divonis seumur hidup

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:28 WIB

AS resmi masukan kelompok Islam ini ke dalam daftar organisasi teroris

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:03 WIB

Lumbung migas terbesar dunia, Presiden Venezuela ditangkap AS karena terlibat narkoba?

Minggu, 4 Januari 2026 - 16:05 WIB

Trump tangkap Presiden Venezuela dikecam wali kota Muslim di AS ini

Kamis, 1 Januari 2026 - 11:00 WIB

Iran nyatakan perang skala penuh vs Israel dan AS cs, Donald Trump siap

Berita Terbaru

Muhammad Saleh Kurnia atau MS Kurnia - direstorasi sukabumiheadline.com dengan bantuan AI

Inspirasi

Daftar raja minimarket di Indonesia, nomor 5 asal Sukabumi

Rabu, 21 Jan 2026 - 00:01 WIB

Ilustrasi antrean pelamar kerja didominasi laki-laki - sukabumiheadline.com

Ekonomi

Kota Sukabumi juara 3 jumlah pengangguran terbesar

Selasa, 20 Jan 2026 - 21:39 WIB