CCTV Dishub Kabupaten Sukabumi Mati, Warga Bantargadung Luka Parah Ditabrak di Depan GSI

- Redaksi

Senin, 10 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com l BANTARGADUNG – Seorang pria bernama Rusman mengalami luka parah, pada bagian kaki patah setelah mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di pertigaan Pangleseran, tidak jauh dari lokasi PT GSI Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (3/7/2023) lalu.

Akibat kecelakaan yang dialaminya itu, kini tubuh warga Kampung Linggaresmi, Desa/Kecamatan Bantargadung, itu harus tergeletak tak berdaya.

Selain di bagian kaki patah, tulang bahu Rusman juga mengalami patah tulang. Hal itu diungkap adik kandung Rusman, Ruswandi Nu’man kepada sukabumiheadline.com, Senin (10/7/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kejadiannya sekira pukul 19.00 WIB, pas bubaran pabrik GSI, makanya kami menduga pelakunya karyawan GSI,” kata Ruswandi.

“Kejadiannya jam 18.00 WIB karena kakak saya mau berangkat kerja shift malam di daerah Baros, Kota Sukabumi,” imbuhnya.

Menurut Ruswandi, tulang patah di kaki kakaknya itu menusuk daging, sehingga menimbulkan gelembung pada bagian kakinya sebab peredaran darah menjadi tidak lancar.

“Sampai sekarang saya masih merawat kakak saya, mengurus segala macam sampai ke rumah sakit. Makanya saya berharap pelaku bertanggungjawab atau menunjukkan itikad baiknya,” keluh Ruswandi.

“Pelaku yang nabrak kakak saya pakai motor Honda Beat warna biru putih,” tambahnya.

Sementara, tambah Ruswandi, di lokasi kejadian tidak ada kamera CCTV karena satu satunya CCTV milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi dalam kondisi mati.

Gak ada CCTV lain milik warga, ada satu milik dishub tapi kondisinya mati,” pungkasnya.

Berita Terkait

Diintai sepekan, 518 botol miras di Cibadak, Parungkuda dan Cicurug Sukabumi disita
PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun
Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus
Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana
Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan
Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat
Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Diintai sepekan, 518 botol miras di Cibadak, Parungkuda dan Cicurug Sukabumi disita

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:02 WIB

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:46 WIB

Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan

Berita Terbaru

Khazanah

Di balik alasan Sukabumi disebut Priangan dari Barat

Senin, 31 Agu 2026 - 09:00 WIB

Jan Koum, pendiri WhatsApp - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Inspirasi

Kisah hidup Jan Koum, pendiri WhatsApp yang mantan tukang sapu

Senin, 31 Agu 2026 - 05:56 WIB

Ilustrasi guru sedang mengajar di kelas - sukabumiheadline.com

Sukabumi

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Minggu, 30 Agu 2026 - 19:02 WIB