Cerita Boeng Hingga Dapat Emas Saat Gelombang Tinggi di Pantai Istiqomah Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 12 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga pesisir pantai saat mencari barang perhiasan saat gelombang tinggi di pantai Istiqomah, Kamis (12/8/2021)

Warga pesisir pantai saat mencari barang perhiasan saat gelombang tinggi di pantai Istiqomah, Kamis (12/8/2021)

SUKABUMIHEADLINES.com – Ternyata tidak semua peristiwa bencana selalu menimbulkan kerugian bagi manusia. Seperti halnya peristiwa gelombang tinggi yang terjadi di Pantai Istiqomah Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/8/2021).

Saat ombak besar terus menghantam pesisir pantai, ada sebagian warga yang memanfaatkan kejadian itu untuk mengais rezeki.

Bahkan, warga tersebut berhasil mendapatkan emas dan uang koin ketika terjadi ombak besar. Sebut saja Boeng (50), dia mengaku dirinya saat itu mendapatkan dua cincin emas dan sejumlah uang koin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulilah kali ini dapat dua cicin dan uang koin,” ungkap Boeng kepada sukabumiheadlines.com, Kamis (12/8/2021).

Menurut dia, Cincin emas yang didapatnya itu kemungkinan berasal dari wisatawan, yang jatuh saat mandi di pantai.

Boeng memiliki cara tersendiri untuk mendapatkan barang-barang tersebut. “Caranya gampang, pas ombak surut langsung saja kita cari di pasir, nanti juga kelihatan,” katanya.

Boeng juga mengatakan, kalau ada air pasti ada berkah. Makanya Boeng mencari emas saat gelombang tinggi.

“Alhamdulillah berkah, cari emas dapat dua cincin, duit juga, duit koin ada,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, gombang tinggi kembali terjang pantai Istiqomah Sukabumi, bale dan warung warga rusak.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB