Cerita Kanit PPA Berhasil Ungkap 4 Wanita Sukabumi Korban TPPO di Papua

- Redaksi

Senin, 28 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim pengungkap kasus TPPO di Mapolres Paniai, Polda Papua. l Istimewa

Tim pengungkap kasus TPPO di Mapolres Paniai, Polda Papua. l Istimewa

SUKABUMIHEDALINE.com l PANIAI – Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Sukabumi Iptu Bayu Sunarti mengaku bangga dan apresiasi atas kerja timnya mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Menurutnya, berkat kerja tim yang baik dalam perjuangan mengungkap kasus TPPO yang ditanganinya membuahkan hasil.

Iptu Bayu mengatakan, kasus TPPO yang menjerat 4 perempuan asal Palabuhanratu dan Ciracap, Kabupaten Sukabumi tersebut, terjadi sejak Oktober 2021, berawal dari iming-imingi pekerjaan di Papua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mewakili Kapolres Sukabumi dan Kasat Reskrim mengucapkan terimakasih kepada anggota PPA polres Sukabumi,” ujarnya kepada sukabumiheadline.com, Senin (28/2/2022).

“Mereka bekerja dengan baik, tidak kenal lelah, dengan kekompakan yang selama ini terjalin, sehingga kasus TPPO ini berhasil di ungkap,” sambungnya.

Dijelaskan Iptu Bayu, dalam ungkap kasus tersebut, Tim PPA dibagi dua, Tim 1 Lapangan dengan anggota Brigadir Yudi prasetya, Brigadir Ananda Pratama dan Bripda Wahyudin.

“Adapun Tim 2 (Mindik) Briptu Eldo Shandi, Briptu Avisa, Briptu Regi dan Bripda Gilang,” jelas Batu.

“Tanpa mereka, saya tidak akan maksimal. Untuk itu, saya berharap semangat yang sudah terbentuk ini semakin ditingkatkan,” jelasnya.

Bayu, lebih jauh berharap, ke depannya tim tetap solid tanpa lelah seperti moto Kepolisian Republik Indonesia (Polri), yakni Melindungi, Melayani dan Mengayomi Masyarakat, dengan Mengedepankan Presisi.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse dan Kriminal melalui unit PPA Polres Sukabumi berhasil mengungkap kasus empat wanita asal Sukabumi yang menjadi korban TPPO di Papua.

Berkat kerjasama Polres Sukabumi dengan Polres Paniai, korbanpun berhasil dipulangkan ke keluarga masing masing pada Rabu (23/2/22) malam, dalam kondisi sehat.

Berita Terkait

9 tahun menanti ganti rugi Jalan Tol Bocimi, warga Sukabumi meninggal dunia, rumah mau ambruk
Jomplang! Setiap 26 ribu jiwa perempuan Kota Sukabumi diwakili satu anggota DPRD
Melawan kampanye “marriage is scary”, Gen Z Sukabumi malah terbentur tradisi
Top 10 kecamatan lumbung padi Sukabumi, bandingkan dengan Jawa Barat dan Indonesia
Luas panen sayuran dan buah di Sukabumi menyusut meskipun ada program MBG
5 Wanita Sukabumi ungkap alasan bersedia jadi istri kedua
5 fakta Jembatan Cipamuruyan Sukabumi: Biaya, spesifikasi hingga curhat pengusaha ke KDM
Update jumlah penduduk Kota dan Kabupaten Sukabumi 2026 dan 5 tahun terakhir

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:01 WIB

9 tahun menanti ganti rugi Jalan Tol Bocimi, warga Sukabumi meninggal dunia, rumah mau ambruk

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:23 WIB

Jomplang! Setiap 26 ribu jiwa perempuan Kota Sukabumi diwakili satu anggota DPRD

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:35 WIB

Melawan kampanye “marriage is scary”, Gen Z Sukabumi malah terbentur tradisi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:51 WIB

Top 10 kecamatan lumbung padi Sukabumi, bandingkan dengan Jawa Barat dan Indonesia

Jumat, 3 Juli 2026 - 03:21 WIB

Luas panen sayuran dan buah di Sukabumi menyusut meskipun ada program MBG

Berita Terbaru

Final Piala Dunia 2026, Spanyol vs Argentina - Ist/sukabumiheadline.com

Venue

Jadwal final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina

Kamis, 16 Jul 2026 - 04:20 WIB

Ilustrasi aksi pengeroyokan oleh massa - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:18 WIB