Cerita Pengorbanan Faby Marcelia Ketika Harus Syuting Sinetron di Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 28 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faby Marcelia tengah membintangi sinetron Mahligai untuk Cinta yang syuting di Sukabumi. l Istimewa

Faby Marcelia tengah membintangi sinetron Mahligai untuk Cinta yang syuting di Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Faby Marcelia tengah membintangi sinetron Mahligai untuk Cinta yang tayang di RCTI. Jadwal syuting yang padat membuat artis 28 tahun ini sempat kesulitan membagi waktu dengan sang buah hati.

Mahligai untuk Cinta menyuguhkan konflik yang relate dengan kehidupan serta sarat pesan moral. Seperti kisah sinetron dengan lokasi syuting di Sukabumi, Jawa Barat yang membuat Faby diprotes buah hatinya.

Meski demikian, dia memberikan pengertian yang sebaik mungkin kepada sang anak terkait pekerjaannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mami aku nggak mau mami syuting jauh-jauh ke Sukabumi. Aku maunya dekat-dekat aja’. Kalau kasih pengertian bisa jawab, ‘Ini kan buat kebutuhan, buat Nona sekolah’,” kata Faby saat syuting.

“Ya udah mama istirahat aja biar Nona yang kerja’,” sambungnya.

Sebagai ibu, Faby sebisa mungkin membagi waktu antara pekerjaan dan anak. Caranya dengan mengantar anak ke sekolah sebelum menjalani syuting.

“Lebih ke anak-anak, karena mau pulang jam berapa pun lihat anak dulu. Kalau pagi pun sebisa mungkin aku ngajakin anak sekolah baru aku jalan lagi,” jelas Faby.

Sementara saat libur syuting, Faby tidak lupa selalu mengajak anak-anaknya untuk liburan dan bermain bersama. Sehingga cara ini bisa membuat buah hatinya tetap dekat dengannya.

“Sebetulnya hari Ahad libur, jadi aku manfaatkan banget tadinya niatnya pengin rebahan, anak-anak sudah tahu. Jadi ‘oke besok mau ke ini ini’,” ungkap Faby.

“Kayak kasihan juga kalau aku kerja buat anak-anak tetapi akunya harus kerja. Jadi ya udah begitu aku libur, aku jalan-jalan sama anak. Habis itu udah, kalau sore diam di rumah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kentring Manik Mayang Sunda: Mengenal ibu dari Raja-raja Pajajaran
Seren Taun: Merawat tradisi 447 tahun ala Kasepuhan Ciptamulya
Tiga tren dan 10 model rambut pria Agustus: Klasik modern hingga pendek low maintenance
Benarkah keberadaan Nyi Roro Kidul diulas dalam AlQuran?
5 tren wisata Gen Z di Sukabumi, dari eksplorasi niche hingga eco tourism
20 universitas swasta terbaik di RI versi Uniranks 2026, almamater tokoh asal Sukabumi
Urus sampah dan kemiskinan, 1.555 mahasiswa Unpad ke Sukabumi, Cianjur, Garut dan Tasikmalaya
10 kampus negeri/swasta terbaik di Jabar 2026: Visibilitas global, riset, kinerja akademik dan keterbukaan

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:03 WIB

Kentring Manik Mayang Sunda: Mengenal ibu dari Raja-raja Pajajaran

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:19 WIB

Seren Taun: Merawat tradisi 447 tahun ala Kasepuhan Ciptamulya

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:20 WIB

Tiga tren dan 10 model rambut pria Agustus: Klasik modern hingga pendek low maintenance

Minggu, 12 Juli 2026 - 00:01 WIB

Benarkah keberadaan Nyi Roro Kidul diulas dalam AlQuran?

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:30 WIB

5 tren wisata Gen Z di Sukabumi, dari eksplorasi niche hingga eco tourism

Berita Terbaru