Curhat Panjang Warga, Minta Perbaikan Jalan Cidahu-Cicurug Sukabumi Tidak Asal-asalan

- Redaksi

Senin, 16 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan rusak di ruas Cidahu-Cicurug. I Istimewa

Kondisi jalan rusak di ruas Cidahu-Cicurug. I Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CIDAHU – Jalanan berlubang seringkali menjadi cerita tersendiri bagi masyarakat. Selain mengganggu kelancaran perjalanan, lubang di jalan tersebut juga membahayakan para pengguna.

Seperti halnya Jalan Raya Cicurug-Cidahu yang berada di wilayah Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi. Jalan tersebut memiliki banyak titik yang rusak dan berlubang cukup dalam.

Jalan yang menjadi jalur utama aktivitas warga tersebut tidak hanya dilalui oleh kendaraan pribadi, tapi juga kendaraan-kendaraan besar milik pabrik-pabrik yang berada di wilayah Cidahu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di beberapa titik di wilayah Cidahu jalannya sudah rusak parah, padahal jalan tersebut adalah jalan utama bagi masyarakat untuk beraktivitas,” ungkap Dede Khoer (30) salah satu warga setempat kepada sukabumiheadline.com.

Dede menambahkan, selain jalan rusak dan berlubang, Jalan Cidahu-Cicurug selalu macet di waktu-waktu tertentu. Tentunya kemacetan sendiri menjadi masalah lain.

“Kemacetan mulai terlihat kalau sudah waktunya masuk dan pulang pekerja pabrik. Volume kendaraan yang meningkat dan jalan yang berlubang menjadi pemicunya, ” tambahnya.

Hal sama diungkapkan Abdullah SH (36) warga Cidahu, menurutnya hal lebih parah jika hujan turun. Kondisi jalan sudah seperti kubangan air saja dan pengendara harus berhati-hati ketika melintas.

“Seperti kubangan air kalau hujan turun, menjadikan kondisi jalan rusak makin terlihat parah. Kurangnya drainase menjadi salah satu faktor jalan di wilayah Cidahu cepat rusak, ” ungkapnya.

Kondisi terparah tepat di depan salah satu klinik di Cidahu, jalan berlubang dan rusak parah. Banyak pengemudi dari kedua arah harus ekstra hati-hati karena kondisi jalan sangat parah.

“Saya berharap kalau nantinya ada perbaikan, jangan terkesan asal-asalan dalam memperbaikinya karena yang sudah-sudah pun diperbaiki baru 3 bulan sudah rusak lagi, ” pungkas dia.

Berita Terkait

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar
Sukabumi satu dari 10 daerah dengan jumlah lansia terbanyak, pengertian dan kriteria lanjut usia

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi

Berita Terbaru