Curhat Warga Soal Jalan Rusak Cikembar-Jampang Tengah Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 1 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas jalan Leuwiliang-Bojong Tipar. l Istimewa

Ruas jalan Leuwiliang-Bojong Tipar. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l JAMPANG TENGAH – Ruas Jalan Leuwiliang-Bojong Tipar yang menghubungkan tiga Desa di Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, mengalami rusak parah.

Tiga desa tersebut adalah Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar dengan Desa Tanjungsari dan Bojong Tipar Kecamatan Jampang Tengah.

Warga setempat mengeluhkan kondisi ini, jalan yang rusak tidak layak dilewati itu membuat aktivitas ekonomi setempat menjadi terhambat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhammad Yusuf (28) warga sekitar mengatakan jalan sepanjang 6,5 km tersebut sudah lama rusak dan tidak pernah diperbaiki.

“Sudah lama sekali sekitar 21 tahun jalan belum diperbaiki, belum pernah diaspal sama sekali. Kira-kira panjang jalan 6,5 km, mulai dari Kampung Babakan Sukamanah, Legok Kiara, Lamping, Cidahu sampai Artana,” ucap Yusuf kepada sukabumiheadline.com, Rabu (1/9/2021).

Yusuf juga mengatakan, pernah ada sedikit perbaikan jalan tersebut, tapi kemudian terbengkalai. Akibatnya, untuk membawa warga yang sakit ke puskesmas terdekat, warga memilih menggunakan tandu.

“Sudah pernah dibangun, tapi baru sepotong, itu juga masih kecil tidak sampai selesai, sekarang sudah terbengkalai. Ke puskesmas membawa warga sakit pun harus ditandu,” tambahnya.

Yusuf dan warga sekitar berharap pemerintah mengabulkan keinginan warga. “Kami berharap kepada pihak pemerintah daerah untuk mengabulkan keinginan kami untuk mengaspal jalan atau dicor juga tidak apa apa agar aktivitas tidak terhambat,” pungkas Yusuf.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru