SUKABUNIHEADLINE.com l Sebanyak 21 dosen Universitas Nusa Putra menerima hibah penelitian dan pengabdian kompetitif nasional dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Riset Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2022.
Hibah diperoleh setelah sebelumnya para dosen harus bersaing dengan ribuan pengusul lainnya dari seluruh Indonesia.

Direktur Research and Community Service Unit (RCSU) Universitas Nusa Putra Paikun mengungkapkan, tahun ini sebanyak 20 dosen memenangkan hibah penelitian dan 1 orang memenangkan hibah kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Allhamdulillah kita bisa menerima 21 hibah tahun 2022 ini, memang tidak mudah untuk mendapatkannya karena harus bersaing dengan ribuan pengusul dari seluruh Indonesia,” ujar Paikun kepada sukabumiheadline.com, Kamis (16/06/2022).
Dikatakannya, jumlah penerima hibah tersebut menjadi salah satu indikator kampus yang berlokasi di Cisaat, Kabupaten Sukabumi itu sebagai universitas dengan riset terbanyak se-Jabar-Banten. Selengkapnya: Universitas Nusa Putra Sukabumi Posisi 2 Kampus dengan Riset Terbanyak
“Kita ada diposisi kedua sebagai universitas dengan jumlah riset terbanyak Tahun 2022 ini, tentu selain berdasarkan jumlah hibah penelitian yang diterima, ini juga sesuai dengan data kita yang memang tiap tahunnya menghasilkan ratusan riset,” tambah dia.
Diketahui, saat ini Universitas Nusa Putra memiliki 13 Jurnal ilmiah, 10 Seminar Nasional dan 6 Konferensi Internasional yang secara konsisten menjadi wadah desiminasi hasil-hasil penelitian dosen dan mahasiswa Universitas Nusa Putra. Bahkan, menurut Paikun, publikasi dari beberapa Konferensi Internasional Nusa Putra bahkan sudah terindeks lembaga ilmiah internasional bereputasi seperti Scopus dan WoS.
“Semoga adanya hibah ini dapat menambah semangat dan motivasi para dosen Nusa Putra untuk terus berkarya menghasilkan riset dan inovasi yang berkualitas serta bermanfaat untuk kemajuan bangsa dan negara,” tukasnya.