Dibacok Punggung hingga Bolong, Perkelahian Pelajar di Nagrak Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 28 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pelajar dibacok. l Istimewa

Ilustrasi pelajar dibacok. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l NAGRAK – Seorang pelajar dibacok pelajar lainnya di Jalan Raya Warungkawung, tepatnya di depan SMP Negeri 1 Nagrak, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu (27/7/2022) sore sekira pukul 15.00 WIB.

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, korban berinisial AA (19), merupakan pelajar salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di wilayah Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Hal itu diungkap Kapolsek Nagrak Polres Sukabumi, Iptu Teguh Putra Hidayat. Menurutnya, AA mengalami luka hingga bolong pada bagian punggung setelah dibacok menggunakan senjata tajam jenis celurit oleh terduga pelaku MF (18).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kejadian berawal dari pelaku bersama tiga orang temannya yang masih satu sekolah, tengah pulang dengan berjalan kaki menuju ke rumah temannya yang ada di sekitar SMP Negeri 1 Nagrak,” ujar Teguh.

BACA JUGA: 1 Tewas di Tempat, Tawuran Pelajar di Cicurug Sukabumi

Namun, tiba-tiba dari arah berlawanan berpapasan dengan AA dan dua pelajar temannya yang mengendarai sepeda motor. Melihat korban datang, secara spontan pelaku mengeluarkan celurit dari dalam tas.

“Melihat pelaku membawa celurit, korban dan temannya langsung berlari kabur menuju sebuah gang,” ujarnya.

Namun nahas, pelaku bersama tiga temannya mengejarnya hingga berhasil membacok bagian punggung atas sebelah kiri tubuh AA.

“Pelaku menggunakan celurit yang dibawanya tersebut, untuk membacok korban,” tambah Teguh.

Berita Terkait

Bupati Sukabumi respons “ulah ngopi wae” dari netizen
Jalan Kabupaten di Nyalindung Sukabumi 4 tahun rusak, warga: Sudah sering diukur
Rifaldi, biker Sukabumi terjungkal akibat kabel menjuntai ke jalan
DPRD Kabupaten Sukabumi dorong ekosistem pendidikan inklusif, aman, dan memberdayakan
Nizam Syafei Sukabumi tewas dianiaya, ayah kandung jadi tersangka
Diduga depresi 3 kali gagal berumahtangga, PNS di Sukabumi ini memilih akhiri hidup
Pemkab Sukabumi bangun belasan sarana air bersih, yuk cek lokasi, anggaran dan hasilnya
Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 00:01 WIB

Jalan Kabupaten di Nyalindung Sukabumi 4 tahun rusak, warga: Sudah sering diukur

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:03 WIB

Rifaldi, biker Sukabumi terjungkal akibat kabel menjuntai ke jalan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:04 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong ekosistem pendidikan inklusif, aman, dan memberdayakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:02 WIB

Nizam Syafei Sukabumi tewas dianiaya, ayah kandung jadi tersangka

Kamis, 30 April 2026 - 21:38 WIB

Diduga depresi 3 kali gagal berumahtangga, PNS di Sukabumi ini memilih akhiri hidup

Berita Terbaru

Ilustrasi populasi manusia - sukabumiheadline.com

Internasional

10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 22:47 WIB