Dibagi dua seksi lewati tunnel dan gunung, pembangunan Jalan Tol Sukabumi-Padalarang 2025

- Redaksi

Senin, 14 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perbaikan Tol Bocimi Seksi 2 longsor - Istimewa

Perbaikan Tol Bocimi Seksi 2 longsor - Istimewa

sukabumiheadline.com – Jalan Tol Sukabumi-Padalarang bakal segera dibangun. Adapun, pembangunan jalan tol tersebut dibagi dua tahap yaitu tahap Sukabumi-Ciranjang sepanjang 21-24 kilometer dan Ciranjang-Padalarang 24 kilometer.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Tedi Artiawan mengatakan telah mengikuti rapat terkait rencana pembangunan Jalan Tol Sukabumi-Padalarang, Ahad (13/10/2024) kemarin.

Groundbreaking pembangunan jalan tol tersebut akan dilakukan pada 2025, dan ditarget rampung tahun 2029 mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemarin rapat dilanjut (pembangunan tol) dari Sukabumi-Ciranjang dan Ciranjang-Padalarang, kami dilibatkan daerah masing-masing Sukabumi kabupaten kota, Cianjur dan Bandung Barat direncanakan tahun 2025 sampai 2029,” ujar Tedi, Senin (14/10/2024).

Tedi mengatakan, rencana tol Sukabumi-Ciranjang diperkirakan akan melintasi gunung atau melewati tunnel. Tedi berharap rencana pembangunan jalan tol segera dilakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama. Sebab jumlah penduduk di Kabupaten Cianjur terus bertambah hingga saat ini mencapai 2,6 juta.

Selain itu, kata dia, peningkatan ekonomi mengalami perkembangan yang pesat. Jal itu membuat arus lalu lintas mengalami peningkatan yang berdampak kepada kemacetan.

“Kalau mau ke Bogor kadang-kadang hari libur bisa enam jam, ke Bandung macet bisa satu jam hingga 4 jam ke Padalarang. Ke Sukabumi biasa setengah jam jadi 2 jam, jadi saya sampaikan sangat membutuhkan tol,” kata dia.

Dengan kehadiran tol Ciranjang-Padalarang, kata Tedi, kendaraan dari Cianjur yang hendak ke Bandung bisa menempuh dengan waktu hanya 30 menit dengan kecepatan 80 kilometer per jam. Sedangkan Ciranjang-Sukabumi dapat lebih singkat.

“Hasil rapat terungkap Ciranjang-Padalarang setengah jam atau 30 menit dengan kecepatan 80 kilometer,” katanya.

Ia mengatakan masyarakat berharap jalan tol segera direalisasikan sebab mereka sudah kesal dengan kemacetan yang terjadi. Terlebih banyak hasil bumi dari Cianjur yang dijual ke Bandung dan Jakarta.

Berita Terkait

Profil Eva Stevany Rataba, anggota DPR RI masuk kategori desil 4 yang rentan miskin
Kebakaran di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi, AMAN Banten Kidul desak tingkatkan mitigasi bencana
Kronologi tukang cermin Bambang Setiyawan tewas dikeroyok pascademo 27 Agustus
Viral Wakil Bupati Sumedang dituduh lakukan kekerasan seksual
Siap mundur, Wakil Ketua DPR RI janji UU Perampasan Aset tuntas 15 Desember
Korban bencana di Bantargadung Sukabumi akan dibuatkan rumah ala Kampung KDM
2,28 juta hektare potensi bahaya karhutla, Sukabumi paling riskan
Ini alasan 120 korban bencana Cidadap belum tertangani, KDM rinci aliran dana ke Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:54 WIB

Profil Eva Stevany Rataba, anggota DPR RI masuk kategori desil 4 yang rentan miskin

Selasa, 8 September 2026 - 17:25 WIB

Kebakaran di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi, AMAN Banten Kidul desak tingkatkan mitigasi bencana

Minggu, 30 Agustus 2026 - 02:36 WIB

Kronologi tukang cermin Bambang Setiyawan tewas dikeroyok pascademo 27 Agustus

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Viral Wakil Bupati Sumedang dituduh lakukan kekerasan seksual

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Siap mundur, Wakil Ketua DPR RI janji UU Perampasan Aset tuntas 15 Desember

Berita Terbaru