Digrebek Warga Sedang Meracuni Ikan di Cikembar Sukabumi, 2 Motor Pelaku Ketinggalan

- Redaksi

Kamis, 21 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua sepeda motor milik pelaku meracuni ikan di Cikembar, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Dua sepeda motor milik pelaku meracuni ikan di Cikembar, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l CIKEMBAR – Terciduk warga saat sedang menebar racun ikan di Sungai Janimbang, para pelaku langsung lari terbirit-birit dan berusaha meloloskan diri dari kejaran warga di sekitar lokasi kejadian.

Namun sialnya, meskipun para pelaku berhasil selamat dari kepungan warga, tapi dua sepeda motor yang digunakan pelaku ketinggalan di lokasi.

Alhasil, dua sepeda motor milik pelaku jenis Honda Supra warna hitam dan Honda Vario warna abu-abu kini diamankan polisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut salah seorang warga di sekitar lokasi, Syifa Sindi, lokasi kejadian di aliran Sungai Janimbang yang berada di Kampung Tegaldatar, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Lokasinya di Sungai Janimbang. Di sini lokasinya memang berbatasan antara Cikembar dan Jampang Tengah,” kata Syifa kepada sukabumiheadline.com, Kamis (21/9/2023).

Ia menambahkan, para pelaku sudah lama diincar warga setempat karena bukan kali pertama melakukan aksi serupa.

“Mereka sudah membuat kesal warga di sini karena ikan jadi pada mati. Kebetulan suami saya juga hobi memancing di sungai, jadi warga sudah jengkel,” ungkapnya.

Adapun kedua unit motor, jelas Syifa, saat ini sudah diamankan pihak kepolisian. “Motor sudah ditahan polisi, mudah mudahan pelakunya cepat terungkap,” pungkasnya.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026
Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL
Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:37 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:01 WIB

Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan

Berita Terbaru

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi tentang Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Dana Cadangan Pilbup 2029 - Humas Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:37 WIB