Diguyur Hujan, Belasan Rumah di Palabuhanratu Sukabumi Rusak

- Redaksi

Jumat, 4 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah rusak di Palabuhanratu. l Istimewa

Rumah rusak di Palabuhanratu. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Sebanyak 13 rumah warga di Kampung Nyalindung, Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, rusak parah.

Informasi diperoleh, belasan rumah warga yang mengalami kerusakan tersebut, akibat adanya pergerakan tanah yang terjadi di Kampung Nyalindung dalam beberapa hari terakhir akibat diguyur hujan deras.

Mengantisipasi dampak kerusakan semakin meluas, tim gabungan dari Forkompimcam Palabuhanratu dengan intansi terkait langsung melakukan tinjauan terhadap kondisi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Barusan sudah dirapatkan Forkompimcam, Babinsa, Kepolisian dari Polsek juga Camat yang memimpin langsung kaitan dengan ini. Kita dari BPBD dengan sumber daya alam, dari kabag kesra, dinas perkim dan dinas PU juga hadir,” ujar Kabid Kedaruratan Logistik pada BPBD Kabupaten Sukabumi Eko Endang Koswara, Jumat (4/3/2022).

Rumah rusak di Palabuhanratu - Istimewa
Rumah rusak di Palabuhanratu – Istimewa

Dijelaskan Eko, dari hasil pertemuan dengan berbagai unsur terkait, saat ini BPBD langsung melakukan pendataan kembali terhadap warga terdampak pergerakan tanah di Kampung Nyalindung dan terdapat 13 rumah yang mengalami kerusakan.

“Penanganan sudah konfirmasi dengan masyarakat, ada yang sudah mandiri mengungsi sebagian dan ada yang belum sama sekali, kami sudah menyiapkan dari BPBD menangani hal ini,” jelasnya.

“Penanganannya kalau masyarakat yang ada belum secara mandiri, nanti diminta kesepahaman dengan instansi lain. Ini harus dihuntarakan atau tidak, kita akan siapkan huntara,” sambungnya.

Namun begitu, lanjut Eko, adapun untuk lahan huntara, pihak pemerintahan desa harus menyiapkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat.

“Lahan huntara harus disiapkan oleh desa, ada tidak tanahnya, kalau ada tinggal dimusyawarahkan, masyarakatnya mau tidak tinggal di situ,” terangnya.

“Jangan sampai nanti dibangunkan dia tidak mau pindah, solusi itu sudah mengarah sebagai penanganan terhadap para korban yang terdampak,” tandasnya.

Berita Terkait

Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat
Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji
Polsek Kalapanunggal Sukabumi berbagi makan gratis
Ahmad Nadhi Fadilah asal Jakarta ditemukan tewas di Pantai Karangnaya Sukabumi
Hampir setahun jembatan di Cisolok Sukabumi dibiarkan rusak, ganggu ekonomi warga
Swasembada pangan, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Perkuat kesejahteraan petani
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi diminta sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Polsek Kalapanunggal Sukabumi berbagi makan gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Ahmad Nadhi Fadilah asal Jakarta ditemukan tewas di Pantai Karangnaya Sukabumi

Berita Terbaru

Skuad Persib Bandung 2026/2027 - Bandung Football

Olahraga

Ini 32 pemain Persib musim 2026/2027, Ramon Tanque dipinjamkan

Selasa, 25 Agu 2026 - 18:39 WIB

Tabrakan maut di Sukabumi - Ist

Sukabumi

Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:23 WIB

Suzuki e Sky - Suzuki

Otomotif

Suzuki e Sky: Si mungil irit dan efisien, cek harganya

Selasa, 25 Agu 2026 - 15:43 WIB