Dilobi Luhut dan Jokowi, Tesla Malah Investasi di Thailand

- Redaksi

Rabu, 1 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Luhut Binsar Pandjaitan. l Ilustrasi: Feryawi Heryadi

Luhut Binsar Pandjaitan. l Ilustrasi: Feryawi Heryadi

SUKABUMIHEADLINE.com l – Bos perusahaan mobil listrik Tesla milik Elon Musk investasi di Thailand. Padahal, Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan Presiden Jokowi sudah memasang badan datang langsung ke Amerika Serikat untuk merayu Elon Musk investasi di Indonesia.

Diberitakan The Thaiger, Tesla sudah resmi terdaftar sebagai perusahaan sejak Rabu (25/5/2022). Investasi Tesla Company (Thailand) Ltd. di Thailand dengan investasi awal disebutkan sekitar 3 juta baht atau sekitar Rp1,2 triliun, sudah terpampang di situs Department of Business Development, Ministry of Commerce Thailand.

Beberapa petinggi dari perusahaan Tesla untuk perwakilan di Thailand juga disebutkan. David Jon Feinsten sebagai Global Senior Director-Trade Market Acces; Vaibhav Taneja menjabat sebagai Chief Accounting Officer, dan Yaron Klein menjabat sebagai Tesla Asset Manager dan juga Chief Financial Officer Tesla Energy Operations. Namun, belum diketahui apakah Tesla akan memproduksi atau merakit mobil listrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Luhut sendiri belum berkomentar. Namun, sebelumnya, dia mengatakan, investasi Tesla di Indonesia masih dalam proses.

“Masuknya investasi dari suatu perusahaan itu tidak semudah menjentikkan jari, ini butuh proses dan waktu yang tidak sebentar. Apalagi ini investasi dengan nilai jumbo,” ujar Luhut beberapa waktu lalu.

Dirundung Warganet

Warganet pun ramai-ramai mengomentari investasi Tesla di Thailand. Luhut Pandjaitan pun jadi sorotan. Netizen mencari-cari Luhut.

Kurang apa coba lobinya. Menteri terbaik di negeri ini sudah ke sana, bahkan Jokowi sendiri juga sudah datang. Dimana kurangnya?” sindir @ekountung…

Opung: sia-sia dong usaha guah ngampirin si elon jauh-jauh ke amrik. Mana udah exposure nya gila-gilaan lagi. Amsyong,” cuit @Bont…

Sementara, pengamat politik Rocky Gerung menilai sejak awal Elon Musk sudah menyiratkan tidak akan berinvestasi di Indonesia.

Hal itu bisa dilihat ketika Elon Musk memakai kaos oblong saat menerima kunjungan Presiden Jokowi di markasnya. Menurut Rocky, koas Elon Musk merupakan simbol penolakan sekaligus hinaan kepada Indonesia.

Menurut Rocky, koas Elon Musk merupakan simbol penolakan sekaligus hinaan kepada Indonesia. Hal itu diungkapkan Rocky saat berbincang dengan jurnalis senior Hazairin Sitepu atau Bang HS di Graha Pena Radar Bogor, Ahad (29/5/2022).

Karenanya Rocky memprediksi Indonesia hanya akan dijadikan sebagai pasar Tesla, bukan sebagai tempat investasi.

“Indonesia dapat apa? Ya dapat mobil Tesla juga dalam bentuk jadi, dijual. Jadi cuma tempat jualan doang, bukan tempat perakitan, apalagi riset tentang nikel,” katanya.

“Kalau riset tentang nikel ya Elon Musk tahu lah siapa yang menguasai nikel di Indonesia tuh. Nama Pak Luhut pasti muncul lagi di situ,” tandas Rocky Gerung.

Berita Terkait

Tahun ini UNESCO punya 12 Geopark Global baru, dua di Malaysia
DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan
Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP
10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026
Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut
Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang
Survei kepuasan publik terhadap Donald Trump: 63% warga AS kecewa
Tentara AS di Kapal Induk USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli kekurangan makanan

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:09 WIB

Tahun ini UNESCO punya 12 Geopark Global baru, dua di Malaysia

Senin, 11 Mei 2026 - 19:08 WIB

DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:58 WIB

Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP

Senin, 4 Mei 2026 - 22:47 WIB

10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 07:00 WIB

Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut

Berita Terbaru